Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sumsel Antisipasi Bencana Musim Penghujan

Pemprov Sumatra Selatan mulai siaga menghadapi bencana hidrometeorologi yang kerap kali terjadi saat musim penghujan.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  16:31 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemprov Sumatra Selatan mulai siaga menghadapi bencana hidrometeorologi yang kerap kali terjadi saat musim penghujan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Iriansyah mengatakan bencana tersebut mulai dari banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

“Ada beberapa daerah di dataran rendah yang sangat rentan terjadi banjir, terutama di daerah aliran sungai. Bila debit tinggi, maka air sungai akan meluap,” katanya, Selasa (13/10/2020).

Adapun bencana banjir biasa terjadi di Kabupaten Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Banyuasin, Pali, OKU Timur, Empat Lawang, Musi Banyuasin, OKI, Ogan Ilir dan Prabumulih.

Menurut dia, pihaknya masih menunggu daerah menetapkan status siaga bencana banjir, longsor dan angin puting beliung.

Iriansyah memaparkan bencana banjir di Sumsel juga sering terjadi apabila ada banjir kiriman dari provinsi lain, seperti Bengkulu. Sehingga di Empat Lawang, permukiman warga sering terendam dengan ketinggian hingga 3 meter.

“Ini yang perlu diwaspadai. Semua BPBD di daerah, termasuk Tagana, Basarnas, dan pihak terkait untuk menempatkan personil, peralatan, termasuk membuka posko,” jelasnya.

Dia mengemukakan, BPBD Sumsel juga sudah mengantisipasi dengan mempersiapkan peralatan dan bantuan jika ada permintaan dari daerah nantinya. 

Selain banjir, di dataran tinggi pun berpotensi terjadi bencana tanah longsor. Seperti di Muara Enim, Pagaralam, OKU Selatan, Lahat, Pali, dan Empat Lawang.

“Penempatan personil dan peralatan juga sudah dikoordinasikan dengan dinas terkait seperti PUBM dan sebagainya. Utamanya penempatan alat berat,” katanya.

Dia menerangkan biasanya longsor yang terjadi menutupi akses jalan di Sumsel sehingga butuh upaya percepatan membuka akses jalan yang tertutup material longsor. 

Meski sampai saat ini belum terjadi bencana banjir dan longsor, namun kesiapsiagaan sangat diperlukan. Iriansyah menuturkan bencana lain yang sering terjadi di Sumsel juga seperti angin puting beliung.

“Di Sumsel sendiri sudah terjadi bencana angin puting beliung di Muara Enim dan Prabumulih. Dan biasanya potensi yang sama juga terjadi di OKI, Ogan Ilir, dan Banyuasin,” jelasnya.

Berdasarkan prediksi BMKG, kata Iriansyah, musim penghujan sudah mulai masuk pada Oktober. Kemudian pada November dan Desember sudah mulai memasuki puncak musim penghujan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top