Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dorong Kemandirian, 110 Kantin Ponpes di OKI Dapat Bantuan Modal

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, mendorong kemandirian ekonomi di pesantren dengan menggelontorkan modal usaha untuk 110 unit kantin pesantren yang ada di daerah tersebut.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 21 September 2020  |  12:59 WIB
Penyerahan bantuan modal usaha bagi kantin pondok pesantren di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatra Selatan
Penyerahan bantuan modal usaha bagi kantin pondok pesantren di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatra Selatan

Bisnis.com, PALEMBANG - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, mendorong kemandirian ekonomi di pesantren dengan menggelontorkan modal usaha untuk 110 unit kantin pesantren yang ada di daerah tersebut.

Bupati Ogan Komering Ilir Iskandar mengatakan bantuan tersebut juga untuk mendorong usaha kantin di pesantren tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19.

“Pesantren bisa mandiri secara ekonomi. Terutama memberi dampak pada lingkungan sekitar pada masa pandemi,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (21/9/2020)       .

Dia mengatakan melalui bantuan tambahan modal usaha ini pesantren diharapkan bukan hanya menjadi pusat pendidikan tapi  menjadi institusi yang menginspirasi masyarakat untuk pengembangan ekonomi kerakyatan.

Bahkan, ia melanjutkan, pesantren diharapkan menjadi salah satu kekuatan ekonomi saat pandemi Covid-19.

"Ekonomi di lingkungan pesantren ini potensial untuk jadi benteng ketahanan ekonomi umat. Untuk itu pemerintah berkepentingan memperkuatnya,” kata dia.

Bupati mengatakan sejauh ini Pemkab OKI menyasar tiga sektor yakni pertanian, perkebunan dan UMKM untuk memulihkan ekonomi dampak ekonomi akibat penyebaran Covid-19.

Oleh karena itu, Pemkab OKI menyiapkan dana dari refocussing senilai Rp345 miliar untuk tahap kedua dari sebelumnya Rp92 miliar.

Dana tersebut bersumber dari APBD Kabupaten OKI senilai Rp325 miliar, BTT Rp1,8 miliar, dan dana desa senilai Rp58,10 miliar.

Namun demikian, kata dia, Kabupaten OKI juga membutuhkan dukungan kontribusi dari pemerintah pusat.

“Kami memerlukan anggaran proporsional dari pusat agar dapat terserap untuk melakukan aksi, seperti dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional, memulihkan ekonomi,” kata dia.

Sementara Pimpinan Pondok Pesantren Darus Salam Fahrul Anam mengucapkan terima kasih atas bantuan langsung yang diberikan pemerintah tersebut. 

"Terima kasih atas perhatian pemerintah daerah, kami yakin dengan dukungan ini mampu menjaga daya tahan ekonomi masyarakat selama pandemi,” kata dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pondok Pesantren ogan komering ilir
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top