Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kepri Sambut Baik Rencana Singapura Buka Pintu untuk Wisman

Singapura sendiri saat ini telah membuka pintu masuk wisman dari Brunei Darussalam dan Selandia Baru.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  09:41 WIB
Kepri Sambut Baik Rencana Singapura Buka Pintu untuk Wisman
Kepri banyak memiliki destinasi pantai.
Bagikan

Bisnis.com, BATAM - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto mengaku mengusulkan dibukanya pintu masuk wisatawan mancanegara (Wisman) dari Singapura ke wilayah Kepri.

Usulan itu disampaikan kepada pemerintah pusat dan langsung ditindaklanjuti melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) kedua negara.

Singapura sendiri saat ini telah membuka pintu masuk wisman dari Brunei Darussalam dan Selandia Baru. Indonesia menjadi negara selanjutnya setelah adanya pertemuan tersebut.

"Waktu pak Luhut (Menko Kemaritiman dan Investasi) datang, hal itu kami sampaikan. Sama pak Presiden juga sudah disampaikan," kata Isdianto di Kecamatan Bengkong, Batam, Rabu (26/8/2020).

Hanya saja, Isdianto tetap memberi catatan, agar setiap wisman mengikuti protokol kesehatan.

Saat ini, Provinsi Kepri memang membutuhkan wisman untuk mendukung perekonomian masyarakat. Di Kabupaten Bintan, yang sebagian besar adalah kawasan pariwisata sangat bergantung pada kedatangan orang asing untuk berlibur.

Selama ini kendala keluar masuk wisman ke Kepri karena pandemi. Untuk mengurangi Covid-19 di Kepri dan Singapura, dibuat surat edaran dari Kementerian Hukum dan HAM, untuk membatasi arus keluar masuk orang dari dan ke luar negeri.

Saya juga terus berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri Singapura," kata Isdianto lagi.(K41)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam kepri
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top