Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

1.600 Pelaku Usaha Mikro di Musi Banyuasin Dapat Bantuan Presiden

Sebanyak 1.600 pelaku usaha berskala kecil di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, mendapatkan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro atau BPUM yang merupakan upaya pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN).
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  15:35 WIB
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex memberikan keterangan kepada wartawan terkait bantuan presiden produktif usaha mikro dan bantuan bupati sarana UMKM. istimewa
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex memberikan keterangan kepada wartawan terkait bantuan presiden produktif usaha mikro dan bantuan bupati sarana UMKM. istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG –  Sebanyak 1.600 pelaku usaha berskala kecil di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, mendapatkan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro atau BPUM yang merupakan upaya pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Bupati Musi Banyuasin (Muba), Dodi Reza Alex, mengatakan nilai bantuan tersebut mencapai total Rp3,84 miliar di mana tiap pelaku usaha mikro mendapat Rp2,4 juta.  

“Muba mendapat jatah 1.600 pelaku usaha namun saya akan mengusulkan lagi penerima bantuan itu bisa ditambah lagi untuk 5.000 pelaku UMKM di Muba,” katanya, Selasa (25/8/2020).

Dodi mengatakan program bantuan diyakini dapat memulihkan perekonomian untuk pelaku UMKM di kabupaten tersebut.

“Upaya-upaya akan terus kita gencarkan demi pemulihan kestabilan perekonomian di Muba,” ujarnya. 

Dia menambahkan, selain menyalurkan BPUM, Pemkab Muba pun juga menyalurkan bantuan untuk pedagang kecil berupa sarana usaha, yakni 100 unit gerobak kuliner, 50 unit bentor untuk pedagang keliling, dan 500 unit timbangan standar tera untuk pedagang pasar. 

“Ini adalah program yang diinisiasi oleh Pemkab Muba yang memberikan sarana dan prasarana usaha seperti motor bentor untuk pedagang keliling yang biasanya memakai sepeda, dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan omset usaha dan naik kelas,” paparnya.

Sementara itu Pimpinan Bank BRI Cabang Sekayu, Elizabet Primasari, mengatakan Kemenkop UKM terus secara aktif bekerja sama dengan seluruh stakeholders, termasuk Himbara untuk menyalurkan Banpres Produktif Usaha Mikro (Banpres Produktif ) atau BPUM. 

Target total Banpres Produktif adalah 12 juta penerima manfaat, dan sudah mulai disalurkan sejak 17 Agustus 2020. 

“Dana Banpres disalurkan langsung ke rekening penerima BPUM di bank penyalur dan selanjutnya dapat dicairkan di bank penyalur setelah penerima BPUM melengkapi dokumen serta divalidasi oleh petugas bank,” katanya.

Nafsiah, seorang pedagang bumbu di Pasar Randik Sekayu, mengatakan bantuan tersebut akan digunakannya untuk modal usaha.

“Bantuan Presiden ini akan saya gunakan untuk penambahan modal usaha saya,” kata Nafsiah.

Begitu pula dengan Rianto, seorang pedagang sayur keliling dari Kecamatan Sanga Desa mengapresiasi atas bantuan sarana yang diberikan oleh Pemkab Muba.

“Setiap hari saya berjualan sayur keliling menggunakan sepeda, Alhamdulilah dengan adanya bantuan sarana berupa bentor dari Pemkab Muba saya sangat terbantu sekali,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top