Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Gelombang Kedua Covid-19, Gubernur Sumbar Ingatkan 2 Hal

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menilai penyebaran Covid-19 sudah terkendali. Namun, dia mengingatkan sejumlah langkah perlu terus dilakukan dengan ketat untuk mencegah datangnya gelombang kedua virus mematikan itu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  19:55 WIB
Ilustrasi perawat memeriksa suhu seorang lelaki sebagai langkah awal untuk mendeteksi serangan virus corona Covid-19. - Bloomberg
Ilustrasi perawat memeriksa suhu seorang lelaki sebagai langkah awal untuk mendeteksi serangan virus corona Covid-19. - Bloomberg

Bisnis.com, PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat optimis tidak ada gelombang kedua corona jenis Covid-19 di daerah itu asalkan masyarakat proaktif meneruskan pengendalian virus tersebut yang telah berjalan dengan baik hingga saat ini.

"Proses tracing dan tracking tidak boleh dilonggarkan, harus tetap maksimal seperti sekarang agar tidak terjadi gelombang kedua Covid-19," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang pada Selasa (28/7/2020).

Dia mengemukakan penyebaran Covid-19 di Sumbar sudah terkendali dengan baik. Memang masih ada penambahan, tetapi tidak lagi banyak dan yang terpenting penanganan yang dilakukan cepat dan terukur.

"Jika ada kasus baru, kami selalu ingatkan bupati atau wali kotanya supaya segera lakukan tracing secara menyeluruh agar rantai penyebaran bisa segera diputus," ujarnya.

Irwan mengatakan tracing menyeluruh adalah kunci utama. Jika tracing dilonggarkan, potensi penyebaran makin besar dan kekhawatiran akan datangnya gelombang kedua corona bisa terjadi.

"Misalnya jika ada warga positif Covid-19, proses tracing hanya dilakukan pada satu atau dua orang keluarga saja, tidak menyeluruh pada semua orang yang kemungkinan kontak dengan warga terkonfirmasi itum ini yang bisa menjadi bibit gelombang kedua itu," paparnya.

Selain tracing, untuk memutus rantai penularan Covid-19, Sumbar juga melaksanakan pengujian (testing), isolasi (isolation) dan perawatan (treatment) yang dilakukan secara masif.

"Sumbar juga beruntung memiliki Laboratorium Biomedik dari Fakultas Kedokteran Unand yang bisa memeriksa sampai dengan 2.500 lebih spesimen tes usap per hari," kata Gubernur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumatra barat Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top