Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Izin Ratusan Kontainer Besi Scrap di Batam Terbit

Kontainer scrap tertahan itu sejatinya akan dikirim ke wilayah pabean lain di Indonesia ini. 
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  19:47 WIB
Pemulung Demo di Sucofindo.
Pemulung Demo di Sucofindo.

Bisnis.com, BATAM - Sucofindo cabang Batam akhirnya mengeluarkan Laporan Surveyor (LS) terhadap lebih dari 200 kontainer berisi besi scrap. Terbitnya LS ratusan kontainer scrap ini respons aksi demo yang dilakukan ratusan pemulung besi di Batam di kantor Sucofindo Batam, di Kawasan Kecamatan Lubuk Baja, Batam, yang dilakukan sebelumnya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam, Rafki Rasyid menuturkan laporan yang diterima pihaknya, ada lebih dari 200 kontainer yang saat ini tertahan dan ada yang sudah lebih dari 10 hari. Padahal, kontainer scrap tertahan itu sejatinya akan dikirim ke wilayah pabean lain di Indonesia ini. 

"Jika lebih dari 10 hari, maka pengusaha akan membayar lagi biaya tambahan untuk storage dan demurrage," kata Rafki saat dihubungi, Senin (27/7/2020) sore.

Penyetopan pelayanan penerbitan LS ini, lanjutnya, membuat pengusaha besi scrap yang bergabung di bawah Apindo ini. Akibatnya, ketika barang dari perusahaan pengepul tertahan di pelabuhan maka pembelian dari pemulung terhenti.

Dampaknya, para pemulung kehilangan pendapatan. Padahal, di tengah Pandemi corona sekarang ini kondisi perekonomian tengah menurun.

"Lain kali mungkin perlu diingatkan kepada pelayan publik di Batam ini, bahwa pelayanan jangan sampai terhenti. Karena bisa saja layanan itu menyangkut hajat hidup orang banyak," kata Rafki lagi.(K41)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top