Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

28 PMKS di Batam Terjaring Razia Patroli Rutin Satpol PP

Patroli bertujuan agar Kota Batam bebas dari pengamen dan pengemis.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 26 Juli 2020  |  12:58 WIB
Badut terjaring razia pengemis di Batam. - Ist
Badut terjaring razia pengemis di Batam. - Ist

Bisnis.com, BATAM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam menjaring 28 orang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Kepala Satpol PP Kota Batam Salim mengatakan patroli bertujuan agar Kota Batam bebas dari pengamen dan pengemis di persimpangan jalan. Sehingga diharapkan bisa menciptakan dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan.

"Sebanyak 28 PMKS yang terjaring razia langsung kita bawa ke Nilam Suri Batubesar untuk dibina Dinsos," kata Salim, Minggu (26/7/2020).

Kegiatan patroli rutin tersebut dimulai Sabtu (25/7/2030) malam, sekitar pukul 19.30. Tim yang diturunkan di antaranya Tim Kecamatan Batam Kota dan Tim Kecamatan Lubuk Baja. Masing-masing tim keliling di sejumlah titik persimpangan jalan, di antaranya Simpang Ikan Daun Batam Center dan mengamankan satu orang. Kemudian Simpang BNI Gelael, satu orang dewasa dijaring dan di Simpang fly over satu orang badut juga diamankan karena didapati sedang mengamen.

"Selanjutnya di Simpang Tiga Baloi, tim mengamankan tiga orang pengamen. Satu orang pria dewasa, satu wanita dan satu anak-anak disimpang Baloi Center ada 6 orang yang terjaring razia," katanya.

Setelah itu tim patroli juga mengamankan dua anak-anak badut dan tiga wanita dewasa. Selanjutnya di Simpang Apartemen Harmoni juga diamankan dua orang yang sedang mengamen dan di Simpang Martabak Har ada lima orang yang juga sedang mengamen.

"Jadi yang terjaring razia ini langsung kita bawa untuk dilakukan pembinaan," jelasnya.(K41)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top