Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sumsel Bakal Hapus Denda Pajak Kendaraan

Menyambut Hari Kemerdekaan RI, Pemprov Sumsel memutihkan denda pajak kendaraan.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 24 Juli 2020  |  11:48 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru. istimewa
Gubernur Sumsel Herman Deru. istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemprov Sumatra Selatan (Sumsel) bakal menghapus denda pajak kendaraan yang akan berlaku mulai 1 Agustus 2020.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan keringanan yang diberikan kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19 tersebut juga dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI.

“Ya, kita berikan pemutihan denda pajak. Ini akan diberlakukan pada 1 Agustus 2020 mendatang,” katanya, Kamis (23/7/2020) petang.

Penghapusan denda pajak tersebut diberlakukan selama beberapa bulan dan akan terus dilakukan evaluasi.

“Per bulan Agutus akan kita lakukan ini untuk masyarakat yang sempat terganggu ekonominya karena Covid-19. Namun tentu akan kita lakukan evaluasi,” terang Herman.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat yang perekonomiannya terpaksa menurun akibat pandemi tersebut.

“Ini untuk semua masyarakat. Artinya kita memberikan pengampunan denda pajak baik untuk yang yang memang terdampak, kelalaian yang menyebabkan terlambat kita berikan pengampunan itu,” ujarnya.

Herman menjelaskan, langkah awal penghapusan pajak tersebut akan dilakukan selama satu bulan,yakni hingga 1 September 2020. Namun gubernur memastikan akan tetap melakukan evaluasi.

“Nanti jika memang masih harus diperpanjang, maka kita akan tambah lagi. Kita evaluasi dulu hasilnya,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel pajak kendaraan bermotor
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top