Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Realisasi Serapan Anggaran Daerah Sumsel Capai 31,7 Persen

Total anggaran Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan tahun 2020 senilai Rp9,5 triliun.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 19 Juli 2020  |  15:55 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru (tengah) saat menerima bantuan untuk penanganan Covid-19 di Sumsel - Istimewa
Gubernur Sumsel Herman Deru (tengah) saat menerima bantuan untuk penanganan Covid-19 di Sumsel - Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan mengklaim belanja APBD telah terealisasi sebesar 31,7 persen dari total anggaran tahun 2020 senilai Rp9,5 triliun.

Sekretaris Daerah Sumatra Selatan Nasrun Umar mengatakan angka serapan sekitar Rp3,3 triliun tersebut berdasarkan pantauan Pemprov per 14 Juli 2020. 

“Realisasi tersebut ternyata jauh meningkat dibandingkan dengan data per 30 Juni 2020 yang hanya 16 persen dan membuat Sumsel diberi catatan sebagai provinsi dengan serapan rendah,” katanya saat jumpa pers pada Jumat (17/7/2020).

Nasrun mengatakan pada data awal yang sampai ke Presiden Joko Widodo dalam rapat bersama kepala daerah di Bogor pekan lalu, angka serapan belanja di Sumsel belum mencantumkan realisasi belanja operasional sekolah (BOS). 

Padahal, kata Sekda, BOS yang terealisasi mencapai Rp1,17 triliun. Belum lagi, di pos pendapatan, ada pula dana transfer pusat serta optimalisasi pajak daerah yang turut mendongkrak serapan pendapatan anggaran daerah yang ditarget senilai Rp9,3 triliun hingga akhir tahun.

“Saya perlu mengupdate data serapan karena saat itu realisasi BOS belum masuk. Dana BOS ini kan langsung ditransfer ke sekolah dan dibelanjakan,” katanya.

Menurut Nasrun, pihaknya akan mempercepat berbagai kegiatan atau program pembangunan untuk menyerap lebih cepat realisasi APBD sesuai instruksi Presiden Jokowi. 

Dia menambahkan, pemprov saat ini sedang menggodok pembahasan refocussing dan realokasi anggaran tahap kedua untuk penanganan Covid-19.

“Saya sudah minta jajaran untuk secara cermat menghitung besaran dana antisipasi dengan mempertimbangkan skala prioritas. BPKAD saat ini sedang menghitungnya. Melalui usulan dari dinas-dinas terkait,” katanya.

Diketahui, Pemprov Sumsel telah mencadangkan Rp136,65 miliar dari realokasi dan refocussing APBD 2020 untuk penanganan Covid-19 di daerah itu. Adapun realisasi penggunaan dana tersebut sudah mencapai 91,66 persen per 14 Juli 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apbd sumsel Serapan Anggaran
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top