Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkab Toba Samosir Mulai Bahas Pemulihan Sektor Pariwisata

Pemerintah Kabupaten Toba Samosir masih menunggu peraturan gubernur soal protokol kenormalan baru, guna menyusun kebijakan pemulihan sektor pariwisata.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 22 Juni 2020  |  20:34 WIB
Wisata Tele Geopark Danau Toba di Kabupaten Samosir Sumatra Utara. - Dok. Kementerian PUPR
Wisata Tele Geopark Danau Toba di Kabupaten Samosir Sumatra Utara. - Dok. Kementerian PUPR

Bisnis.com, MEDAN - Pemerintah Kabupaten Toba Samosir masih menunggu peraturan gubernur soal protokol kenormalan baru, guna menyusun kebijakan pemulihan sektor pariwisata.

Sekretaris Daerah Pemkab Tobasa Audy Murphy Sitorus mengatakan bahwa pemulihan sektor pariwisata telah masuk pembahasan. Pemkab juga telah melakukan sosialisasi protokol normal baru di tengah pandemi Covid-19 kepada pelaku usaha di sekitar destinasi wisata.

Namun, Murphy belum dapat memastikan kapan destinasi wisata mulai dibuka bagi publik. Pihaknya juga masih menunggu peraturan gubernur soal protokol normal baru. 

"Setelah pergub ditetapkan, dari situ kita akan tindaklanjuti," katanya kepada Bisnis, dikutip Senin (22/6/2020).

Selain memanggil pelaku usaha kepariwisataan, Murphy menambahkan, pemkab juga telah menyiapkan anggaran jaring pengaman ekonomi senilai Rp1,5 miliar. Alokasi tersebut setara dengan 6,94% dari total anggaran untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp21,60 miliar.

"Ini belum kita bagi berapa yang ke pariwisata, pertanian. Masih akan kita lihat ke mana titik fokusnya," imbuhnya.

Sebagai informasi, Pemprov Sumut berencana memberlakukan protokol kenormalan baru mulai awal Juli. Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi mengatakan usulan aturan normal baru akan disampaikan kepada menteri kesehatan pada 20 Juni 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata toba samosir
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top