Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

32.310 Debitur Perusahaan Pembiayaan di Sumsel Dapat Restrukturisasi

Sebanyak 32.310 debitur perusahaan pembiayaan di Sumatra Selatan mendapatkan restrukturisasi pembiayaan senilai total Rp839 miliar.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  11:27 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, PALEMBANG – Sebanyak 32.310 debitur perusahaan pembiayaan di Sumatra Selatan mendapatkan restrukturisasi pembiayaan senilai total Rp839 miliar.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 7 Sumatra Bagian Selatan (KR 7 Sumbagsel), Untung Nugroho, mengatakan keringanan tersebut diberikan untuk debitur yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Dari catatan kami ada 46.282 debitur yang terdampak namun pengajuan restrukturisasi yang disetujui perusahaan pembiayaan untuk 32.310 debitur per 4 Mei 2020,” katanya, baru-baru ini.

Menurut Untung, perusahaan pembiayaan sama seperti industri perbankan yang cenderung selektif dalam menyeleksi pengajuan restrukturisasi. Pasalnya, otoritas juga mencatat ada 1.300 debitur yang ditolak perusahaan pembiayaan dengan nilai pembiayaan sebanyak Rp158 miliar.

Sementara itu, pengamat industri pembiayaan di Sumsel, Abadi, mengatakan perusahaan pembiayaan di daerah itu memang cenderung selektif dalam restrukturisasi maupun penyaluran pinjaman selama masa pandemi.

“Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi debitur sehingga bisa disetujui [restrukturisasi], contohnya debitur merupakan pelaku usaha yang terdampak Covid-19 bukan pekerja,” katanya kepada Bisnis.com, Kamis (28/5/2020).

Dia melanjutkan, sementara segmen pekerja sendiri menjadi sasaran utama untuk penyaluran pembiayaan baru oleh industri. 

“Saat ini industri di Sumsel masih aktif, perusahaan mengandalkan segmen pekerja untuk calon debitur. Ini bagian dari cara industri pembiayaan bertahan,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembiayaan OJK restrukturisasi utang
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top