Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lebih Banyak PDP COVID-19 yang Meninggal daripada Pasien Positif di Riau, Ini Penjelasannya

Lebih banyaknya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal ketimbang pasien positif Covid-19 di Provinsi Riau disebut karena beratnya penyakit bawaan dari PDP tersebut.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 15 April 2020  |  17:08 WIB
Petugas pemakaman menurunkan peti jenazah pasien COVID-19 - Bisnis/Arief Hermawan P
Petugas pemakaman menurunkan peti jenazah pasien COVID-19 - Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, PEKANBARU—Lebih banyaknya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal ketimbang pasien positif COVID-19 di Provinsi Riau disebut karena beratnya penyakit bawaan dari PDP tersebut.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Riau per 15 April 2020 pukul 07.31 WIB, terdapat 20 orang PDP yang telah meninggal. Adapun, masih ada 139 orang yang masih dirawat dan 113 orang telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan.

Sementara itu, pasien positif COVID-19 yang meninggal di Riau sebanyak 2 orang. Sebanyak 16 orang masih dirawat dan 2 orang dinyatakan sembuh dan dipulangkan.

Juru Bicara Tim Penanggulangan COVID-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi Sp.P (K) menjelaskan bahwa lebih banyak PDP yang meninggal di Provinsi Riau ketimbang pasien positif COVID-19 disebabkan oleh beratnya penyakit penyerta dari PDP tersebut.

“Kasus PDP yang meninggal relatif dengan kondisi yang berat dan dengan penyakit penyerta yang juga berat, seperti stroke, DBD dengan pendarahan spontan, DM tidak terkontrol, usia lanjut, dan masuk ke RS dengan kondisi yang juga sudah perburukan terutama paru-parunya,” jelas Indra di Pekanbaru, Rabu (15/4/2020).

Dirinya melanjutkan saat ini semua pasien positif COVID-19 yang dirawat dalam kondisi stabil. Salah seorang pasien positif dari Kabupaten Rokan Hulu yang pada awal masuk rumah sakit dengan kondisi berat juga disebut saat ini telah semakin membaik.

Dalam kesempatan terpisah, Juru Bicara Pemerintah Kota Pekanbaru untuk Percepatan Penanganan COVID-19 dr. Mulyadi mengatakan terdapat penambahan sebanyak 3 pasien positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh dan telah diperbolehkan pulang per 14 April 2020.

"Alhamdulillah, ketiga pasien yang sudah dinyatakan sembuh ini telah diperbolehkan pulang. Jadi total pasien yang sembuh dan dipulangkan sampai hari ini berjumlah 4 orang," kata Mulyadi.

Dengan demikian, total kasus positif COVID-19 di Pekanbaru saat ini berjumlah 11 kasus, dengan rincian 4 orang dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang, 5 orang masih dirawat, serta 2 orang meninggal dunia.

Selanjutnya untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah sebanyak 102 orang, dengan perincian 50 orang masih dirawat, 46 orang sehat, dan 6 orang meninggal dunia.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 3.507 orang dengan rincian 1.954 orang di telah selesai dipantau, dan 1.553 orang masih proses pemantauan.

Sementara total ODP di Provinsi Riau tercatat sebanyak 11.111 orang masih dalam proses pemantauan dan 23.114 orang telah selesai pemantauan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pekanbaru
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top