Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada Pandemi, Pemkot Pekanbaru: Investor Masih Minati KI Tenayan

Sejauh ini investor masih berkomitmen untuk membangun kawasan industri Tenayan (KIT) yang berlokasi di Ibu Kota Provinsi Riau tersebut. 
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 08 April 2020  |  19:15 WIB
Warga beraktivitas di kawasan proyek pembangunan gedung perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru di Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, Riau, Kamis (21/9). - ANTARA/Rony Muharrman
Warga beraktivitas di kawasan proyek pembangunan gedung perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru di Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, Riau, Kamis (21/9). - ANTARA/Rony Muharrman

Bisnis.com, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru mengatakan keyakinan investor terhadap pengembangan Kawasan Industri Tenayan (KIT) masih terjaga di tengah-tengah upaya pemerintah memerangi virus Corona (Covid-19).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut. Menurutnya, dampak Covid-19 tidak akan terlalu signifikan terhadap beberapa rencana pengembangan KIT.

Dirinya menyampaikan bahwa pihak Pemkot Pekanbaru masih menjalin komunikasi dengan investor. Adapun, mayoritas anggaran pengembangan KIT berasal dari pihak swasta.

"Kami terus menjalin komunikasi dengan pihak investor. Investor tetap komit sampai saat ini,” kata Ingot, Rabu (8/4/2020).

Ingot menegaskan bahwa sejauh ini investor masih berkomitmen untuk membangun kawasan industri di Ibukota Provinsi Riau tersebut. 

Pada saat bersamaan, pemerintah pun disebutnya terus mematangkan persiapan pembangunan KIT, misalnya izin sebagai landasan sudah direkomendasikan ke kementerian.

Pada awal tahun ini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau mengungkapkan sudah ada investor yang tertarik menggelontorkan investasi di Bumi Lancang Kuning senilai puluhan triliun rupiah.

Kepala DMPTSP Riau Evarefita mengatakan sejak awal tahun sudah banyak calon investor dari luar negeri yang bertandang ke Provinsi Riau dan memperlihatkan minat untuk berinvestasi.

“Nilainya belum keluar karena belum diajukan secara tertulis. Puluhan triliun, karena kan berpotensi [masuk] di kawasan industri. Memang potensi investasi kita luar biasa, tinggal eksekusi saja,” tutur Eva.

Lebih lanjut, Eva menjelaskan bahwa para calon investor itu sebagian besar tertarik berinvestasi di sektor perkebunan dan transportasi. 

Adapun untuk lokasi investasi, dirinya mengungkapkan potensi investasi terbesar bakal masuk ke Kawasan Industri Tenayan (KIT) di Pekanbaru yang saat ini tengah dikembangkan.

Sebelumnya, investor asal Korea Selatan disebut tertarik untuk berinvetasi membangun pembangkit listrik tenaga surya (solar cell) di Provinsi Riau, yang akan digiring ke dalam Kawasan Industri Tenayan (KIT).

Gubernur Riau Syamsuar mengajak investor Korsel itu untuk membangun solar cell  di Kawasan Industri Tenayan (KIT) yang tengah dikembangkan oleh pemerintah. Apalagi, KIT yang akan dibangun di lahan seluas 3.000 hektare nantinya akan membutuhkan banyak pasokan energi.

“Kami dipanggil Gubernur Riau karena kawasan industri itu masuk dalam Rencana Pemabangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yaitu di Buton [Kab. Siak] dan Tenayan [Kota Pekanbaru],” kata El Syabrina, Asisten II Bidang Perekonomian Sekda Pekanbaru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kawasan industri pekanbaru Virus Corona
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top