Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Medan Masuk Zona Merah COVID-19, Pemda Diminta Lebih Waspada

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumatra Utara meminta Pemerintah Kota Medan agar lebih waspada terkait dengan penyebaran virus corona (COVID-19) di wilayahnya.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 06 April 2020  |  19:54 WIB
Ilustrasi sample darah yang terindikasi positif virus corona - Antara/Shutterstock
Ilustrasi sample darah yang terindikasi positif virus corona - Antara/Shutterstock

Bisnis.com, MEDAN - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumatra Utara meminta Pemerintah Kota Medan agar lebih waspada terkait dengan penyebaran virus corona (COVID-19) di wilayahnya.

Pasalnya, Kota Medan merupakan satu dari tiga daerah dengan status zona merah. Di samping itu, Kota Medan memiliki jumlah kasus paling banyak di Sumatra Utara.

Hingga Senin (6/4/2020), pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 57 orang, dari hari sebelumnya sebanyak 56 orang. Sementara itu, pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 127 orang, dan Orang dalam Pemantauan (ODP) mencapai 3.615 orang.

Dari kasus positif tersebut, 5 orang meninggal dunia. Adapun, angka kesembuhan masih 1 orang.

Berdasarkan peta persebaran per 5 April 2020, Kota Medan mencatatkan 42 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari total kasus di Sumatra Utara sebanyak 56 orang.

Aris Yudhariansyah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Medan terkait dengan status zona merah dan peningkatan jumlah kasus corona di daerah tersebut.

Pemerintah daerah diminta lebih waspada terkait penyebaran wabah itu. Kewaspadaan dapat dilakukan dengan memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk ke Kota Medan. Selain itu, screening dan kontrol yang ketat terus dilakukan terhadap Orang Tanpa Gejala (OTG), ODP, maupun PDP.

"Kebijakan khusus memang tidak ada, tetapi kami telah menyampaikan ke pemerintah daerah untuk lebih waspada," katanya saat dikonfirmasi pada Senin (6/4/2020).

Lebih lanjut, dia berharap agar angka kesembuhan pasien COVID-19 di Sumatra Utara akan terus bertambah. Saat ini angka kesembuhan baru tercatat 1 orang, sejak kasus pertama terkonfirmasi pada 18 Maret 2020.

"Setelah pemeriksaan lanjutan selesai, angka kesembuhan akan bertambah dua orang. Kemungkinan anggota DPRD dan ajudan Wagup itu," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

medan Virus Corona
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top