Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Edy Rahmayadi: Karantina Wilayah tak Selesaikan Masalah Corona di Sumut

Pemerintah Provinsi Sumatra Utara tidak mengambil opsi lockdown atau karantina wilayah untuk menekan penyebaran virus corona atau Covid-19 yang terus meluas.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  16:11 WIB
Edy Rahmayadi. - Antara/Wahyu Putro A
Edy Rahmayadi. - Antara/Wahyu Putro A

Bisnis.com, MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatra Utara tidak mengambil opsi lockdown atau karantina wilayah untuk menekan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 yang terus meluas.

Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi menyampaikan tidak ada usulan lockdown ke pemerintah pusat. Dia menegaskan Pemprov Sumut tidak akan melakukan karantina wilayah dalam menangani penyebaran virus corona.

Sebagai Kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Sumut, Edy menyadari betul risiko dari keputusan karantina wilayah. Seluruh aktivitas masyarakat akan terhenti karena lockdown.

"Lockdown tidak menyelesaikan masalah. Karena kita punya 33 kabupaten/kota yang sangat erat hubungannya, sehingga kita tak mungkin melakukan lockdown," katanya kepada Bisnis, di sela-sela pertemuan lintas fraksi DPRD Sumut pada Senin (30/3/2020).

Hingga saat ini, imbuh dia, belum ada kabupaten/kota yang mengajukan rencana lockdown untuk wilayah mereka. Keputusan karantina wilayah harus dibahas bersama dengan pemerintah provinsi.

"Saya [Sumut] tidak melakukan lockdown. Kabupaten/kota juga tidak boleh," imbuhnya.

Sebagai informasi, orang yang terpapar Covid-19 di Sumatra Utara terus bertambah. Hingga Minggu (30/3/2020), jumlah kasus positif Covid-19 tercatat 14 orang, di antaranya 12 orang saat ini masih dirawat dan 2 orang meninggal dunia.  

Kota Medan mencatatkan jumlah kasus positif Covid-19 paling tinggi yakni sebanyak 10 orang. Urutan kedua ditempati oleh Kabupaten Deli Serdang yakni 2 orang. Adapun, Kabupaten Langkat dan Dairi masing-masing mencatatkan 1 kasus positif Covid-19.

Adapun, jumlah Pasien dalam Pengawsan (PDP) sebanyak 77 orang. Sedangkan jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) tercatat 2.556 orang.

Gubernur meminta masyarakat Sumatra Utara tetap di rumah dan menerapkan physical distancinguntuk memutus rantai penularan virus corona. Pemprov juga telah menyiapkan program bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19, meski tidak menyebutkan secara spesifik. 

"Dinas Sosial sudah bekerja untuk membantu mereka yang masuk skala prioritas [terdampak Covid-19]," katanya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut Virus Corona edy rahmayadi covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top