Cegah Corona: Pengusaha Batam Urunan Beli PCR, Sudah Terkumpul Rp6,470 Miliar

Dana yang terkumpul sudah mencapai Rp6,470 miliar dan bisa mungkin bertambah karena donasi masih berjalan.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 19 Maret 2020  |  15:48 WIB
Cegah Corona: Pengusaha Batam Urunan Beli PCR, Sudah Terkumpul Rp6,470 Miliar
Pertemuan para pengusaha dan Pemerintah Kota Batam menyikapi Covid-19 di Batam, Rabu (18/3/2020). Dalam pertemuan tersebut para pengusaha bergotong royong mengumpulkan Rp6,470 miliar untuk membantu Pemko Batam. - Bisnis/Bobi Bani.

Bisnis.com, BATAM - Para pengusaha di Batam melakukan urunan untuk membantu pemerintah daerah menangani ancaman virus Corona. Mereka bergotong royong memberikan sumbangan dana untuk membantu pembelian mesin PCR dan memenuhi kebutuhan tim medis.

Dana yang terkumpul sudah mencapai Rp6,470 miliar dan bisa mungkin bertambah karena donasi masih berjalan.

Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam Amsakar Achmad mengaku senang dengan upaya pemangku kepentingan yang ada di Batam dalam mencegah Covid-19. Salah satunya keterlibatan langsung dunia usaha di Batam yang bersama-sama mendonasikan uang miliaran rupiah untuk membantu pemerintah.

Amsakar mengakui dana sekitar Rp4 miliar milik Pemerintah Kota (Pemko) Batam tidak akan cukup untuk penanganan itu. Sehingga bantuan dari pihak ketiga ini memang sangat diperlukan.

"Nantinya pengusaha akan membelikan alat untuk mendukung kerja pemerintah, kami senang dengan kepedulian semua pemangku kepentingan terhadap penanganan Corona di Batam," kata Amsakar saat ditemui di Kantor Wali Kota Batam, Batam Centre, Kamis (19/3/2020).

Sebelumnya, Presiden Direktur PT Sat Nusapersada Tbk, Abidin Hasibuan mengatakan, langkah yang diambil saat ini sebagai upaya antisipasi agar masyarakat Batam bisa terbebas dari Covid-19.

Dengan alat yang memadai, masyarakat Batam akan bisa dipantau secara akurat. Sehingga mereka yang memiliki gejala Covid-19 bisa segera ditangani agar virus tidak menyebar.

Abidin juga mendorong agar pemerintah membuka seluas-luasnya layanan pengecekan Covid-19, utamanya bagi masyarakat awam dan mereka yang secara ekonomi tidak mampu untuk melakukan pemeriksaan. Dengan begitu, upaya bersama yang dilakukan bisa menyentuh semua masyarakat Batam.

“Kita bantu Batam, kita selamatkan Batam. Kita juga khawatir dengan warga kita yang ada di kampung yang tidak punya biaya untuk berobat, itu bahaya karena bisa menyebarkan virus (Covid-19), itu jangan sampai terjadi, maka kita coba antisipasi,” kata Abidin.

Dalam kesempatan tersebut, Abidin bersama pengusaha lain yang hadir langsung menggalang dana untuk mendukung pemerintah menangani COVID-19. Saat itu terkumpul dana sebesar Rp6,470 miliar. Jumlah itu akan terus bertambah mengingat donasi untuk program pencegahan COVID-19 masih dibuka.

Melalui Apindo Kepri, PSMTI, dan Yayasan Buddha Tzu Chi Batam, para pengusaha akan membelikan  Sar-COV 2 Strep sebanyak 500 pieces, Rapid Test sebanyak 1.000 pieces, APD 500 pieces, dan N-Cov test sebanyak 1.000 pieces. Hal terpenting pengusaha yang ada di Batam ini juga akan menghadirkan mesin Polymerase Chain Reaction ( PCR), mesin pendeteksi COVID-19 yang memang saat ini belum dimiliki BTKLPP Batam.

“Mesin yang akan dibeli itu PCR, semoga bisa digunakan. Kalau bisa kita akan order lagi,” kata Rendi salah satu pengusaha yang terlibat dalam upaya ini.

“Penggunaannya kita sama-sama kontrol agar maksimal. Kalau perlu lagi kami bisa usahakan untuk menambah. Kami hanya siapkan dan serahkan kepada pemerintah, kami berharap kita punya alat yang lengkap dan berharap tidak ada Corona di Batam,” kata Rendi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
batam, Virus Corona, rapid test

Editor : Saeno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top