Rumah Sakit di Palembang Larang Besuk Pasien

Beberapa rumah sakit di Kota Palembang mulai meniadakan kunjungan atau jam besuk terhadap pasien untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus Corona.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  16:31 WIB
Rumah Sakit di Palembang Larang Besuk Pasien
Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap seorang pasien - ANTARA / Yusuf Nugroho

Bisnis.com, JAKARTA - Beberapa rumah sakit di Kota Palembang mulai meniadakan kunjungan atau jam besuk terhadap pasien untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus Corona.

Adapun rumah sakit yang memberlakukan pembatasan tersebut, yakni  RS Mohammad Hoesin, RS Siloam Sriwijaya dan RS RK Charitas. 

Koordinator Humas RSMH Palembang Akhmad Suhaimi mengatakan kebijakan tersebut berlaku Selasa (17/3) hingga waktu yang tak terbatas. 

“Kami sudah berlakukan peniadaan kunjungan atau besuk pasien. Dan hari ini kita sudah pasang pemberitahuan terkait hal itu. Kami mohon maaf kepada semua masyarakat, namun ini untuk kepentingan kita bersama,” katanya, Rabu (18/3/2020).

Dia mengatakan selain meniadakan jam besuk, pihaknya juga menseleksi bagi keluarga pasien yang tidak sehat. Artinya, keluarga pasien yang menunggu pasien di rumah sakit tidak boleh sakit, tidak boleh dalam kondisi demam, batuk, ataupun pilek.

"Selain meniadakan kunjungan pasien, kita juga tidak memperkenankan bagi penjaga pasien yang mengalami demam dan batuk memasuki area rawat inap," ujarnya.

Suhaimi menjelaskan setiap masuk ke area RSMH juga setiap pengunjung harus di cek suhu badannya.

Sementara itu, Humas RS RK Charitas Palembang, Tuti pun mengungkapkan hal yang sama.

"Mulai hari ini kami meniadakan jam kunjungan pasien rawat inap. Ini dilakukan menyikapi himbauan pemerintah untuk melakukan sosial distancing, isolasi diri di rumah," jelasnya.

Dia menuturkan, putusan ini merupakan kebijakan manajemen rumah sakit dalam rangka kewaspadaan menghadapi pandemi Covid-19.

"Untuk sampai kapan pun ini kita belum bisa tentukan dan sampai batas waktu yang akan diumumkan," kata dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Virus Corona, sumsel

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top