Pemprov Sumut Usul Rute Penerbangan Thailand ke Kualanamu

Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, pemerintah Provinsi Sumatra Utara mengusulkan sejumlah kerja sama antara lain menambah rute penerbangan.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 09 Februari 2020  |  14:36 WIB
 Pemprov Sumut Usul Rute Penerbangan Thailand ke Kualanamu
Calon penumpang pesawat udara berada di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara, Rabu (13/2/2019). - ANTARA FOTO/Septianda Perdana

Bisnis.com, MEDAN -- Pemerintah Provinsi Sumatra Utara mengusulkan sejumlah kerja sama dengan anggota Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT), salah satunya rute penerbangan baru ke Kualanamu.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatra Utara Sabrina mengatakan usulan kerja sama tersebut di antaranya penerbangan langsung Hat Yai-Kualanamu dan Krabi-Kualanamu.

Melalui usulan ini, Pemprov berencana menggenjot kunjungan wisatawan dari Thailand ke Sumut. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatra Utara, Thailand belum masuk dalam 10 negara utama yang datang di Sumatra Utara. Wisatawan mancanegara yang datang di Sumut masih didominasi dari Malaysia sebesar 46,75% pada 2019, diikuti Singapura 6,24%, China 3,43%, dan Belanda 2,61%.

"Usulan kerja sama antara lain penerbangan langsung Hat Yai–Kualanamu dan penerbangan langsung Krabi–Kualanamu," katanya dikutip dari keterangan resmi pada Minggu (9/2/2020).

Sabrina hadir mewakili Pemprov Sumut dalam kegiatan Strategic Planning Meeting (SPM) kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT). Pertemuan penting itu digelar pada 5-7 Februari 2020, di Bangkok, Thailand.

Selain usulan rute penerbangan baru, Sabrina mengusulkan kerja sama studi dan pomosi bersama 3 geopark yaitu, Geopark Danau Toba, Geopark Langkawi, dan Geopark Satun. Pengembangan pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung sebagai simpul konektivitas dan pengembangan green energy terutama bio masa/ biofuel juga menjadi perhatian Pemprov.

Dalam forum kerja sama tiga negara itu, Pemprov sekaligus mempromosikan keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke. Dengan ketersediaan lahan, listrik, gas, dan infrastruktur yang cukup, serta lokasi yang strategi diyakini akan dapat mengundang investor untuk berinvestasi.

"Sumut merupakan provinsi yang memiliki banyak potensi dan sejumlah fasilitas pendukung. Karena itu, Sumut sangat tepat dijadikan tempat untuk berinvestasi," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sumut

Editor : Novita Sari Simamora
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top