Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Masuki Musim Kemarau, Pemerintah Riau Antisipasi Karhutla

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekanbaru meningkatkan atensi terhadap potensi kebakaran lahan gambut menjelang masuknya musim kemarau.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 20 Januari 2020  |  13:02 WIB
Lahan gambut. - Antara
Lahan gambut. - Antara

Bisnis.com, PEKANBARU—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekanbaru meningkatkan atensi terhadap potensi kebakaran lahan gambut menjelang masuknya musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Pekanbaru Zarman Candra mengungkapkan bahwa pihaknya bakal memperhatikan lahan gambut yang tersebar di sejumlah pinggiran kota untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan. 

"Saat ini sudah mulai memasuki musim kemarau. Seperti saat ini terjadi lagi kebakaran lahan. Akan kami jadikan atensi terhadap lahan gambut ini karena kalau sudah terbakar dilahan gambut dia akan menyebar kemana-mana,” katanya saat melakukan peninjauan di lahan yang terbakar di Jalan Wonosari, Kecamatan Payung Sekaki, Sabtu (18/1/2020) sore.

Adapun, Zarman menambahkan bahwa pemadaman lahan gambut yang terbakar dibutuhkan waktu yang lama. Pasalnya, api yang terlihat telah dipadamkan di atas namun sebenarnya api masih hidup di bawah lahan.

BPBD Pekanbaru juga mengatakan bahwa kerjasama dan koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan serta Dinas Sosial akan ditingkatkan untuk mengantisipasi kebakaran lahan pada musim kemarau nanti

Nantinya, BPBD Pekanbaru bakal membentuk satuan tugas yang berkewajiban melakukan pengawasan di kawasan rawan kebakaran lahan.

"Mungkin kepada lurah, camat, Kapolsek untuk memberikan imbauan kepada  masyarakat kita, untuk tidak membakar lahan, apalagi disaat musim kemarau. Kami dari BPBD mengajak untuk kita semua mencegah kebakaran hutan dan lahan,” imbuh Zarman. 

Di tingkat provinsi, Pemerintah Provinsi Riau dan Provinsi Sumatera Selatan mempererat sinergi untuk mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada 2020.

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan masing-masing jajaran perwakilan dari Riau dan Sumsel telah bertukar pengalaman dan menciptakan kesamaan visi untuk menghadapi Karhutla.

“Musim kemarau ekstrem akan kita hadapi dalam waktu dekat, Pemprov Riau sudah melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder sampai pihak desa agar dapat bersama-sama menjaga hutan dan lahan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Syamsuar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau Karhutla
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top