Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kecelakaan Bus Pagaralam, Gubernur Sumsel Minta Keluarga Korban Sabar

Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru meminta keluarga korban kecelakaan bus Sriwijaya tujuan Bengkulu–Palembang untuk bersabar.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 25 Desember 2019  |  16:38 WIB
Petugas gabungan dari SAR Pagaralam, TNI, Polri, BPBD dan Tagana melakukan evakuasi korban kecelakaan Bus Sriwijaya dengan rute Bengkulu - Palembang yang masuk jurang di Liku Lematang, Prahu Dipo, Dempo Selatan, Pagaralam, Sumatra Selatan, Selasa (24/12/2019). -  ANTARA /Kiki
Petugas gabungan dari SAR Pagaralam, TNI, Polri, BPBD dan Tagana melakukan evakuasi korban kecelakaan Bus Sriwijaya dengan rute Bengkulu - Palembang yang masuk jurang di Liku Lematang, Prahu Dipo, Dempo Selatan, Pagaralam, Sumatra Selatan, Selasa (24/12/2019). - ANTARA /Kiki

Bisnis.com, PALEMBANG – Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru meminta keluarga korban kecelakaan bus Sriwijaya tujuan Bengkulu–Palembang untuk bersabar.
 
Diketahui, kecelakaan yang terjadi pada  Selasa (24/12) di liku Lematang Pagaralam menyebabkan 41 korban, di mana 28 korban meninggal dan 13 korban selamat. Serta diduga masih ada 14 korban penumpang bus itu yang belum ditemukan.
 
"Atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah provinsi, saya turut sedih yang mendalam atas musibah yang telah menimpa saudara-saudara kita dalam kecelakaan di Pagaralam. Kita berharap korban yang selamat segera sehat, yang meninggal diampuni dosa-dosanya. Para keluarga korban saya minta tetap bersabar dengan musibah ini,” katanya, Rabu (25/12/2019).
 
Gubernur  meminta seluruh aparat, petugas evakuasi dan masyarakat tetap bahu-membahu memberikan bantuan selama proses evakuasi korban dari dalam jurang.
 
“Seluruh petugas yang ada di lokasi. Saya berikan apresiasi begitu juga dengan masyarakat, bantu petugas agar semua korban yang belum ditemukan segera ditemukan. Syukur-syukur masih banyak yang selamat,” katanya.
 
Di tengah cuaca musim penghujan saat ini, masyarakat dimintanya untuk waspada akan dampak yang kemungkinan akan timbul.

Seperti banjir atau tanah longsor tak terkecuali bagi para pengemudi kendaraan angkutan umum maupun pribadi dimintanya ekstra hati-hati jika berkendara terutama di waktu malam hari.
 
“Masyarakat saya minta tetap waspada akan bencana yang mungkin ditimbulkan faktor alam. Terutama bagi yang akan bepergian. hati-hati dalam berkendara terutama diwaktu malam hari,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel kecelakaan bus
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top