Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkot Palembang Cek Keberadaan Aset Mobil Dinas

Pemerintah Kota Palembang mulai menyisir langsung aset berupa kendaraan dinas sesuai instruksi koordinasi dan supervisi pencegahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 20 November 2019  |  16:00 WIB
Sekretaris Kota Palembang Ratu Dewa memeriksa kendaraan dinas milik Pemerintah Kota Palembang - Istimewa
Sekretaris Kota Palembang Ratu Dewa memeriksa kendaraan dinas milik Pemerintah Kota Palembang - Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang mulai menyisir langsung aset berupa kendaraan dinas sesuai instruksi koordinasi dan supervisi pencegahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan kegiatan pengecekan kendaraan dinas tersebut dilakukan dalam rangka tertib administrasi.

“Sudah dari awal saya tidak mau soal aset ini hanya di atas kertas. Apalagi ini juga bagian dari progres dari Korsupgah KPK,” katanya, Rabu (20/11/2019).

Dewa mengatakan selama ini berdasarkan laporan yang diberikan terkait aset, pihaknya tidak menemukan masalah. Hanya saja, untuk memastikan pemkot ingin mencocokan antara berkas dan fisik kendaraan.

"Kalau dari laporan bagus semua. Tapi fisiknya banyak kendaraan yang mati pajak sampai ada yang dua hingga tiga tahun,” katanya.

Bahkan, Dewa menambahkan, pihaknya telah menerima laporan banyak kendaraan yang belum dikembalikan oleh mantan pejabat.

Dewa berharap, tidak ada persoalan terkait aset ini. Karena pengelolaan aset di sekretariat menjadi tanggung jawab Sekda.

"Kita harus tertib adminiatrasi biar tidak jadi bulan-bulanan Korsupgah KPK," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum Setda Kota Palembang, Yusfa Apriani, mengatakan saat ini dirinya sedang mendata seluruh aset kendaraan dinas yang menjadi tanggung jawab pihaknya.

"Ini akan segera kita selesaikan, sesuai instruksi Sekda. Penyisiran terhadap kendaraan dinas ini memang dalam rangka tertib administrasi. Karena saya baru, ini akan kita sisir dengan melakukan koordinasi dengan pihak BPKAD," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palembang mobil dinas
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top