PLN Sumut Dukung Infrastruktur Kendaraan Listrik

Berbagai bentuk dukungan infrastruktur diberikan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam mendukung lahirnya Perpres tentang Kendaraan Listrik, termasuk di Sumatra Utara.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 23 Oktober 2019  |  18:35 WIB
PLN Sumut Dukung Infrastruktur Kendaraan Listrik
Kendaraan listrik sedang mengisi tenaga. - IEA

Bisnis.com, MEDAN-- Berbagai bentuk dukungan infrastruktur diberikan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam mendukung lahirnya Perpres tentang Kendaraan Listrik, termasuk di Sumatra Utara.

Manajer Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara Rudi Artono mengemukakan, berbagai bentuk dukungan diberikan oleh PLN dalam mendukung lahirnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

“Sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo mengisi 20% dari kendaraan yang diproduksi di Indonesia dengan  kendaraan LCEV termasuk kendaraan listrik (Low Cost Emission Vehicle). PLN berkomitmen menyediakan SPLU dan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Karena itu SPLU dan SPKLU ini kami tampilkan dalam pameran GIIAS di Medan, " paparnya di GIIAS Medan, Rabu (23/10/2019).

Untuk SPLU, lanjutnya, saat ini sudah tersedia 4 unit di Medan, antara lain berlokasi di Lapangan Merdeka. Lokasi tersebut dianggap strategis karena berada di tengah kota. Sedangkan di seluruh Sumatera Utara sudah tersedia 13 SPLU yang ada di berbagai kota.

Dia menambahkan, PLN UIW Sumatera Utara menjadi kepanjangan tangan dalam mengisi booth di GIIAS Medan tahun ini, menampilkan juga sejumlah program yang mendukung berbagai kegiatan yang diselenggarakan secara paralel dengan PLN di kantor pusat. Seperti menjelaskan produk unggulan dari Divisi Bisnis dan Pelayanan Pelanggan, yaitu program pelayanan pelanggan prioritas, yang ditujukan kepada sekitar 2.400 pelanggan prioritas (premium) di Sumatera Utara.

“Program layanan pelanggan prioritas diberikan kepada pelanggan yang  ketika terjadi gangguan pemadaman listrik, mereka akan menjadi pelanggan paling terakhir yang mengalami gangguan tersebut, atau malah tidak mati sama sekali, dan mereka juga adalah pelanggan khusus (premium), "jelasnya.

Pelanggan tersebut merupakan pelanggan bisnis - industri,  namun ada juga yang pelanggan perumahan, seperti mereka tinggal di lingkungan perumahan elit. "Mereka yang hadir atau mendatangi pameran GIIAS ini, diperkirakan kategorinya adalah mereka yang berstatus ekonomi kelas A. Sehingga diharapkan, kami dapat menjelaskan product knowledge tentang produk pelayanan prioritas ini kepada mereka, " katanya.

Khusus yang terkait dengan penggunaan kompor induksi, lanjut Rudi, beberapa waktu lalu PLN UIW Sumatera Utara telah mengikat nota kesepahaman dengan Real Estate Indonesia (REI) daerah Sumatera Utara.

" Intinya bagi setiap developer (pengembang) yang membangun perumahan, hendaknya memberikan gimmick-nya berupa kompor induksi atau AC, ataupun juga barang-barang elektronik, bukan lagi kompor gas. Sebaliknya sebagai kontra prestasinya, PLN akan memprioritaskan mereka dalam program pembangunan jaringan transmisi listrik, " lanjutnya.

Sementara itu sejalan dengan program Gebyar Kemerdekaan yang akan berakhir pada bulan Oktober ini, melalui anak perusahaan PLN, yakni Icon + memberikan program pelayanan dalam bentuk serat optic (fibre optic)  untuk pelayanan internet, yang dinamakan “setrum net.”

Program ini sebenarnya berlaku juga di seluruh Indonesia tetapi dilaksanakan oleh ICON+ dan akan ada product knowledge setrum net juga dari mereka sebagai anak usaha PLN. Program ini masih baru, tetapi yang biasanya dilakukan dengan mekanisme B to B, kini mengarah kepada B to C.  Nantinya untuk bisa mengaplikasi setrum net, mereka harus masuk pada program diskon tambah daya 50% PLN gebyar kemerdekaan 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pln sumut, Kendaraan Listrik

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top