BP Batam Promosi Potensi Bisnis di Australia

BP Batam mempromosikan Batam di hadapan para pengusaha Australia dalam forum Indonesia Australia Business Summit (IABS) 2019.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 20 September 2019  |  19:00 WIB

Bisnis.com, BATAM-Badan Pengusahaan (BP) Batam mempromosikan Batam di hadapan para pengusaha Australia dalam forum Indonesia Australia Business Summit (IABS) 2019.

Acara tersebut mengusung tema IA-CEPA: Capitalizing Partnership Gaining Mutual Benefits.

Deputi bidang Sarana Usaha BP Batam, Dwianto Eko Winaryo mengatakan promosi tentunya menjadi bagian yang penting untuk memperkenalkan potensi Batam. Karena itu, pada kesempatan tersebut pihaknya mengajak para pengusaha Australia untuk lebih banyak menanamkan investasinya di Batam. 

“Kami, dengan tangan terbuka, mengundang para calon investor untuk melihat Batam secara langsung, baik sebagai destinasi investasi maupun pariwisata,” kata Dwianto, Jumat (20/9).

Dwianto menjelaskan  bahwa perkembangan terbaru terkait pembangunan di Batam. Salah satunya saat ini adalah mempersiapkan untuk pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Pemerintah akan memberikan banyak insentif dan kemudahan bagi investor yang menanamkan modalnya di dalam KEK.

Kemudian dibidang infrastruktur BP Batam saat ini juga sudah menyusun beberapa proyek besar yang akan dibangun di Batam. Beberapa di antaranya adalah konsep pengembangan pelabuhan Batuampar, desalinasi air, dan juga transportasi masal light rail transit (LRT).

"Kegiatan ini tentunya merupakan agenda penting bagi Indonesia. Kami menyambut baik BP Batam mendapat kehormatan untuk mempromosikan peluang investasi yang ada di Batam," jelasnya.

Pihaknya berharap dengan prmosi yang dilakukan BP Batam tersebut dapat menarik lebih banyak lagi investor dari Asustralia untuk mau berinvestasi di Batam. 

Sejauh ini investasi Australia di Batam telah mencapa 111 juta dolar AS yang berinvestasi di sektor perlengkapan media, konektor pipa dari baja dan besi, katup dan industri pabrikasi kapal dan industri alat berat.

"Mudah-mudahan dengan banyaknya kemudahan yang kita tawarkan menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor," katanya.

Konferensi IABS digagas oleh Konsulat Jenderal RI Sydney, Melbourne, Perth, Brisbane dan Indonesia Investment Promotion Centre di Sydney, bersempena dengan perayaan 70 tahun hubungan Bilateral Indonesia – Australia, Kedutaan Besar RI di Canberra.

Forum tersebut dibagi menjadi 3 bidang dan pembahasan yang berbeda, yaitu Automative, Vocational Education and Training serta Infrastruktur dalam pengembangan industri pariwisata dan Kawasan Ekonomi Khusus.

Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur New South Wales, Margaret Beazley yang menekankan pentingnya hubungan kedua negara dalam beberapa sektor, seperti pendidikan, konektivitas, Smart City, pertanian serta perdagangan.

Hadir dalam forum tersebut selain Duta Besar RI untuk Australia, Yohanes Kristiarto S. Legowo; Gubernur New South Wales, Margaret Beazley. Kemudian sebanyak 110 peserta dari berbagai asosiasi usaha, kementerian, diaspora, serta pengusaha seluruh Australia.

Konferensi tersebut diakhiri dengan One on One Meeting bersama pengusaha Australia maupun diaspora yang tertarik dengan sektor usaha agribisnis, pengembangan infrastruktur dan manufaktur di Batam

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
batam, australia

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top