IKM Sumut Didorong Go Digital

Kementerian Perindustrian melalu Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) fokus mendongkrak potensi IKM di dalam negeri melalui implementasi berbagai kebijakan dan kegiatan strategis.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  17:16 WIB

Bisnis.com, MEDAN — Kementerian Perindustrian melalu Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) fokus mendongkrak potensi IKM di dalam negeri melalui implementasi berbagai kebijakan dan kegiatan strategis.

Salah satu kebijakan yang diimplementasikan adalah e-Smart IKM 2019 yang betujuan untuk mengajak industri kecil dan menengah untuk go digital. Sebelumnya Kementerian Perindustrian telah menggelar sosialisasi di kota Palembang.

“Kali ini kita laksanakan di Medan. Peserta yang mengikuti sebanyak 500 orang, yang meliputi pelaku IKM dan masyarakat umum,” kata Direktur Jenderal IKMA Gati Wibawaningsih usai membuka e-Smart IKM di Medan, Rabu (28/8/2019).

Pada gelaran e-Smart kali ini, dihadirkan para stakeholder, antara lain dari pihak marketplace, perbankan, financial technology, dan perusahaan Enterprise Resource Planning (ERP) untuk IKM.

“Kami juga kolaborasikan mereka dengan aplikasi Point of Sale (POS), aplikasi promosi digital, dan teknologi informasi yang akan memberikan edukasi melalui format digital yang dapat diakses melalui internet,” imbuhnya. Kegiatan serupa ini telah dilaksanakan di Semarang, Makassar, Surabaya, Pontianak, Bogor, Denpasar dan Palembang.

Dia menegaskan, IKM di wilayah Sumatera Utara memiliki potensi yang besar untuk semakin dipacu daya saingnya serta didorong pengembangannya melalui pemanfaatan teknologi digital. Menurut data dari BPS yang diolah oleh Ditjen IKMA, hingga tahun 2017, jumlah IKM di Medan tercatat sebanyak 153.167 unit usaha dengan total penyerapan tenaga kerja mencapai 358.972 orang.

Lebih lanjut, Sumut hampir selalu pertumbuhan ekonominya mencatatkan nilai yang baik. Artinya potensi IKM nya sangat besar karena IKM secara umum memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.

Gati mengungkapkan, jumlah IKM nasional mencapai lebih dari 4,4 juta unit usaha atau mencapai 99% dari seluruh unit usaha industri di Tanah Air. “Sektor industri mikro, kecil, dan menengah sudah menyerap hingga 10,5 juta tenaga kerja atau berkontribusi 65% dari sektor industri secara keseluruhan,” tuturnya.

Sumatera Utara, lanjutnya, mempunyai potensi yang besar seperti kuliner dan kerajinan tangan, selain itu masyarakatnya juga senang dan punya bakat untuk membuat produk-produk kreatif. “Ini dilihat dari makanan, kemasan dan marketingnya, IKM disni sangat memiliki potensi mengembangkan produknya berbasis e-commerce," katanya lagi.

Selanjutnya dijelaskan bahwa Jumlah pendaftar pada gelaran e-Smart di Medan ini tercatat yang melakukan registrasi melalui website emartikm.id sebanyak lebih dari 1100 orang dan yang lolos verifikasi sebanyak 500 orang. e-Smart IKM 2019 Expo di Medan dilaksanakan dalam bentuk beberapa kegiatan yaitu pameran, talkshow, dan workshop.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ikm

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top