Tol Kayuagung—Palembang Dipastikan Selesai Akhir September, Palembang—Lampung Tersambung

Jalan Tol Trans Sumatra atau JTTS yang menghubungkan Palembang--Lampung sepanjang 365 kilometer dipastikan tersambung  pada akhir September 2019 seiring kepastian penyelesaian ruas Kayuagung—Palembang.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  09:14 WIB
Tol Kayuagung—Palembang Dipastikan Selesai Akhir September, Palembang—Lampung Tersambung
Ruas jalan tol KayuagungPalembang yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG –Jalan Tol Trans Sumatra atau JTTS yang menghubungkan Palembang--Lampung sepanjang 365 kilometer dipastikan tersambung  pada akhir September 2019 seiring kepastian penyelesaian ruas Kayuagung—Palembang.

SVP Division VII PT Waskita Karya (Persero) Tbk,  Heri Supriyadi, mengatakan ruas tol Terbanggi Besar (Lampung)--Pematang Panggang--Kayuagung (Sumsel) atau PPKA sudah siap operasional.

“Untuk ruas PP-KA bagian main road sudah 100%, PR kami tinggal ada 2 overpass yang akan selesai akhir Agustus ditambah 7 rest area yang selesai bertahap,” katanya saat acara kunjungan tinjauan tol Lampung—Palembang oleh Kementerian BUMN di Kayuagung, Selasa (28/8/2019) malam.

Menurut Heri, Untuk progres tol Kayuagung--Palembang sepanjang 33,5 km sudah mencapai 93% atau menyisakan pengerjaan sejauh 7,9 km.

“Yang tersisa itu belum aspal, akhir Agustus kita target selesai dan biring road selesai pada akhir September,” katanya.

Pengerjaan ruas Kayuagung—Palembang, tambah Heri, membutuhkan penanganan khusus karena terdapat dua jembatan besar, yaitu Jembatan Musi dan Jembatan Kramasan.

“Tol PP-KA dan KA-Palembang memang butuh penanganan khusus namun berkat dukungan semua pihak kita bisa kerjakan tepat waktu,” katanya.

Di tempat yang sama, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, jika sesuai dengan target maka Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meresmikan JTTS Lampung – Palembang.

“Nanti rencana Presiden akan susur sendiri tol ini dari Lampung ke Palembang. Jalurnya sudah bagus, tinggal gerbang tolnya. Semoga saja akhir September selesai,” katanya.

Menteri Rini pun mengapresiasi pengerjaan ruas tol ini yang dilakukan dua BUMN karya, yakni PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Hutama Karya (Persero)  karena beratnya medan yang dihadapi.

Pasalnya, kawasan JTSS khususnya ruas tol PPKA dan KA—Palembang mayoritas berada di atas lahan rawa.

“Butuh orang-orang tangguh untuk menyelesaikan tol ini. Belum lagi, rumitnya pembebasan lahannya sejak April 2015,” ujarnya.

Rini mengatakan jalan tol tersebut diperkirakan akan memangkas waktu tempuh dari biasanya 12 jam menjadi hanya 5-6 jam untuk Lampung -- Palembang.

Sementara itu, Direktur Utama PT HK (Persero), Bintang Perbowo, menambahkan pihaknya optimistis target yang ditetapkan Kementerian BUMN itu bakal tercapai.

“Mudah-mudahan cepat diresmikan sehingga angkutan logistik bisa lebih cepat dan berbiaya murah agar perekonomian jauh lebih baik,” katanya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tol palembang

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top