75 Persen Pekerja Sumut Belum Terjamin BPJS Ketenagakerjaan

Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyebut baru sekitar 25% dari total pekerja di Sumatra Utara yang merupakan peserta.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 27 Agustus 2019  |  15:01 WIB
75 Persen Pekerja Sumut Belum Terjamin BPJS Ketenagakerjaan
Ilustrasi

Bisnis.com, MEDAN— Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyebut baru sekitar 25% dari total pekerja di Sumatra Utara yang merupakan peserta lembaga tersebut. Artinya, masih ada 75% pekerja yang belum terjamin risikonya saat bekerja.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Sumatra Utara tercatat sebanyak 5 juta pekerja di Sumatra Utara. Namun, saat ini hanya 25% pekerja yang ter-cover oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) Umardin Lubis mengatakan pekerja yang belum terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan mayoritas dari sektor informal, khususnya UMKM.

Sedangkan perusahan besar, kata Umardin, mayoritas sudah mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kalau pekerja formal sudah mencapai 80% karena wajib, jadi yang belum tinggal 20%. Sementara yang informal itu kan kesadaran. Ini sosialisasinya harus dilakukan secara terus menerus,” kata Umardin, Selasa (27/8/2019).

Umardin menyebut kendala yang dihadapi selama ini adalah masih banyak pekerja informal yang merasa tidak perlu mendaftarkan diri pada BPJS Ketenagakerjaan karena merasa tak terlalu membutuhkannya. Apalagi, pekerja informal tidak merasa diwajibkan untuk mendaftar BPJS Ketenagakerjaan. “Jadi ini yang mau kita ubah agar menjadi kebutuhan," jelasnya.

Untuk itu, menurut dia, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi secara masif guna meningkatkan kesadaran bagi pekerja agar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sumut, bpjs ketenagakerjaan

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top