PUPR Kembali Bangun Perumahan Berbasis Komunitas di Palembang

Dalam penyediaan rumah, pemerintah belum dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga memerlukan peran pengembang perumahan.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 26 Agustus 2019  |  09:03 WIB
PUPR Kembali Bangun Perumahan Berbasis Komunitas di Palembang
Rumah Berbasis Komunitas di Palembang, Sumatra Selatan. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menggandeng pemerintah daerah, pengembang perumahan, dan perbankan meningkatkan kolaborasi membangun perumahan skala besar berbasis komunitas.

Pemerintah memberi dukungan berupa kemudahan perizinan, subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dan bantuan prasarana dan utulitas umum (PSU) bagi pengembang.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa dalam penyediaan rumah, pemerintah belum dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga memerlukan peran pengembang perumahan.

“Pemerintah berharap pengembangan perumahan skala besar yang menerapkan konsep hunian berimbang, jumlahnya antara rumah mewah, menengah, dan subsidi sama, dapat terus dilaksanakan di daerah-daerah lain,” kata Basuki melalui siaran pers, Minggu (25/8/2019).

Adapun, PUPR bakal memacu pembangunan hunian bagi komunitas di perumahan BPS Land Asri Griya di Palembang, Sumatra Selatan. Hal itu sejalan dengan peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang menjadi momentum untuk menciptakan iklim properti yang produktif serta momentum percepatan pembangunan Program Sejuta Rumah.

Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan bahwa dalam mendorong penyediaan perumahan bagi aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, dan Polri, pemerintah telah menggulirkan beberapa program bantuan perumahan seperti rumah susun sederhana sewa (rusunawa) dan rumah khusus, terutama bagi aparatur negara yang bekerja di kawasan terluar, terpencil, dan perbatasan.

"Masyarakat dengan penghasilan maksimal Rp4 juta sudah bisa diberikan subsidi rumah tapak. Saya kira ini akan menarik perhatian masyarakat karena uang mukanya juga kecil dan ada subsidi bunga," kata Khalawi.

Selain itu, PT Cipta Arsigriya selaku pengembang BPS Land akan membangun sebanyak 3.000 unit rumah subsidi tipe 36/72 subsidi dari Kementerian PUPR dengan skema KPR fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), subisidi selisih bunga (SSB), dan subsidi bantuan uang muka (SBUM) yang disalurkan melalui Bank Pelaksana salah satunya BTN.

Perumahan tersebut nantinya berbasis komunitas dan diperuntukkan bagi ASN, TNI dan Polri yang bertugas di Sumsel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kementerian PUPR, rumah subsidi, palembang

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top