74 Nelayan Mukomuko Ajukan Permohonan Bantuan Sertifikat Tanah Gratis

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan sebanyak 74 orang nelayan setempat  mengusulkan bantuan pembuatan sertifikat tanah gratis melalui program Sertifikat Hak Atas Tanah (Sehat) dari pemerintah provinsi setempat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Agustus 2019  |  14:49 WIB
74 Nelayan Mukomuko Ajukan Permohonan Bantuan Sertifikat Tanah Gratis
Kapal nelayan bersandar di Pelabuhan Tegal, Jawa Tengah, Minggu (2/6/2019). - ANTARA/Oky Lukmansyah

Bisnis.com, MUKOMUKO Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan sebanyak 74 orang nelayan setempat  mengusulkan bantuan pembuatan sertifikat tanah gratis melalui program Sertifikat Hak Atas Tanah (Sehat) dari pemerintah provinsi setempat.

Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko Nasyyardi mengatakan jumlah nelayan yang mengusulkan bantuan pembuatan sertifikat tanah gratis masih di bawah kuota sebanyak 100 orang.

“Dari kuota penerima program sertifikat tanah gratis untuk 100 orang nelayan setempat, masih tersisa kuota penerima program ini untuk 26 orang nelayan,” ujarnya, Senin (12/8/2019).

Ia berharap masih ada lagi penambahan jumlah nelayan yang berasal dari berbagai wilayah di daerahnya yang mengusulkan bantuan pembuatan sertifikat gratis melalui program Sehat.

Adapun sejak April 2019, pihaknya melakukan identifikasi nelayan untuk diusulkan sebagai calon penerima bantuan pembuatan sertifikat tanah gratis melalui program Sehat. Instansinya melakukan identifikasi untuk memastikan nelayan setempat memiliki lahan baik lahan perumahan maupun lahan pertanian dan perkebunan.

Bahkan, katanya, instansinya meminta bantuan kepada seluruh ketua kelompok usaha bersama nelayan dan kepala desa untuk mendata nelayan yang ingin mendapatkan bantuan sertifikat gratis.

Ia optimistis ke depan, nelayan setempat yang mengajukan permohonan bantuan pembuatan sertifikat tanah gratis akan melebihi kuota sebanyak 100 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bengkulu, nelayan

Sumber : Antara

Editor : Lucky Leonard

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top