Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LPPOM MUI Sumut: Berkas Pengajuan Sertifikat Halal Bolu Meranti Belum Lengkap

Direktur LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatra Utara (Sumut), Basyaruddin mengatakan pihak Bolu Meranti sebenarnya telah mengajukan perpanjangan pada Januari, namun hingga saat ini berkas yang disampaikan belum juga dilengkapi.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 30 Juli 2019  |  15:03 WIB
Bolu Meranti Medan. - Bisnis/Dok. bolumeranti.co.id
Bolu Meranti Medan. - Bisnis/Dok. bolumeranti.co.id

Bisnis.com, MEDAN-- Berkas pengajuan sertifikat halal usaha Bolu Meranti dinilai belum lengkap oleh LPPOM Majelis Ulama (MUI) Sumatra Utara.

Direktur LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatra Utara (Sumut), Basyaruddin mengatakan pihak Bolu Meranti sebenarnya telah mengajukan perpanjangan pada Januari, namun hingga saat ini berkas yang disampaikan belum juga dilengkapi.

"Sampai sekarang belum komplit. Jadi mau bilang apa. Intinya bukan kita katakan dia [Bolu Meranti] itu haram tapi tidak bersertifikat halal. Berarti tidak ada jaminan halal," katanya, usai acara penandatanganan Nota Kesepahaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumut dengan LPPOM MUI Sumut terkait Sertifikat Halal, di Hotel Adimulia Medan, Senin (29/7/2019).

Seperti diketahui, sertifikat halal Bolu Meranti berakhir pada November 2018. Isu tersebut menjadi perbincangan publik hingga saat ini.

Basyaruddin mengatakan sesuai dengan Undang-undang Nomor 33/2014 tentang Jaminan Halal, pelaku usaha diwajibkan untuk memiliki jaminan halal. Tidak mengherankan jika produk yang masuk dan beredar wajib bersertifikat halal.

Kendati begitu, terkait berkas yang belum komplit, Basyaruddin tidak menjelaskan secara rinci. Dia menambahkan saat ini masih dalam proses sertifikasi halal ini yang diperiksa adalah produknya, bahannya, lingkungannya, sistemnya, hingga proses produksinya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kue sumatra utara
Editor : Rahayuningsih
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top