Antisipasi Karhutla, Sinar Mas Siagakan Ratusan Personel

Asia Pulp & Paper Sinar Mas menyiapkan ratusan personel regu pemadam kebakaran dan masyarakat peduli api untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Riau.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 25 Juli 2019  |  19:56 WIB
Antisipasi Karhutla, Sinar Mas Siagakan Ratusan Personel
Simulasi Penanganan Karhutla - Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU - Asia Pulp & Paper Sinar Mas menyiapkan ratusan personel regu pemadam kebakaran dan masyarakat peduli api untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Riau.

Deny Widjaya, Fire Operation Management Head PT Arara Abadi yang juga salah satu unit forestry Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, mengatakan pihaknya menyiagakan 862 orang anggota regu pemadam kebakaran, dan 505 orang personel masyarakat peduli api, untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar wilayah konsesinya.

Selain itu, perusahaan juga menyiapkan 46 unit speedboat,  5 unit air boat, 24 drone, dan 4 unit helikopter water-bombing untuk mendukung aktivitas personel yang  telah disiagakan.

“Kami juga menyusun peta area rawan kebakaran, membentuk satgas anti-kebakaran, pos pantau terpadu, dan sosialisasi dengan memasang papan informasi, penyebaran booklet, serta desa makmur peduli api untuk mencegah karhutla,” katanya, Kamis (25/7/2019).

Seperti diketahui Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat pada 19 Februari 2019 hingga 31 Oktober 2019.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sendiri telah mencatat lebih dari 3.300 hektare lahan di Riau terbakar hingga awal Juli tahun ini.

Deny menyebut tim yang disiagakan perusahaan juga akan melakukan patroli di darat, air, dan udara untuk melakukan pemantauan api melalui 32 unit kamera thermal dan CCTV. Untuk deteksi dini karhutla, perusahaan juga memiliki 43 menara api yang tersebar di beberapa wilayah.

Menurutnya, Arara Abadi juga memanfaatkan teknologi dengan sistem monitoring titik panas melalui citra satelit yang langsung tersambung ke situation room. Setiap ada titik panas yang tidak biasa, tim disiagakan untuk melakukan pengecekan di lapangan.

“Jika terbukti sebagai titik api, perusahaan akan langsung mengirimkan tim dari dispatch center terdekat sebagai langkah respon cepat,” ujarnya.

Upaya tersebut juga akan dilakukan sejalan dengan edukasi masyarakat di sekitar area konsesi perusahaan agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

“Kami mendorong masyarakat untuk mengelola lahan dengan metode agroforestri, yakni bercocok tanam hortikultura, tanaman pangan, peternakan, perikanan, dan olahan makanan untuk konsumsi sendiri atau dijual,” katanya.

Sejak tahun 2016-2018, kegiatan desa makmur peduli api (DMPA) yang dilakukan unit bisnis APP Sinar Mas di Riau telah memberikan pendampingan kepada 7.000 kepala keluarga di 142 desa. Desa-desa tersebut tersebar di wilayah Kabupaten Siak, Bengkalis, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, Dumai, Bengkalis, dan Pekanbaru.

Tahun ini, perusahaan juga berencana menjangkau 47 lokasi DMPA baru, sehingga ditargetkan total DMPA di Riau akan berada di 189 lokasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sinar mas

Editor : Lili Sunardi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top