Pelaku Usaha Malaysia Minati LRT Bandara di Batam

Pelaku usaha Malaysia berminat meningkatkan investasinya di Batam dengan mengembangkan light rail train atau LRT ke Bandara Hang Nadim.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 25 Juli 2019  |  10:52 WIB
Pelaku Usaha Malaysia Minati LRT Bandara di Batam
Pemandangan di satu sudut Kota Batam. - Dok. Kementerian Pariwisata

Bisnis.com, BATAM - Pelaku usaha Malaysia berminat meningkatkan investasinya di Batam dengan mengembangkan light rail train atau LRT ke Bandara Hang Nadim.

Dendi Gustinandar, Direktur Promosi dan Humas Badan Pengelolaan Batam (BP Batam), mengatakan Pemerintah Malaysia secara aktif mencari tahu peluang investasi di Batam. Hal itu kemudian akan dilanjutkan dengan penjajakan bisnis dari pelaku usaha dari Negara Jiran tersebut.

“Staf Ahli Perdagangan Kedutaan Besar Malaysia MATRADE Jakarta ingin mengetahui perkembangan peluang investasi di Batam, untuk selanjutnya dilakukan penjajakan bisnis,” katanya di Batam, Kamis (25/7/2019).

Dendi menuturkan BP Batam selalu terbuka kepada pelaku usaha dari Malaysia untuk memperoleh informasi terkait sektor yang dapat dikembangkan, seperti transportasi massal, pelabuhan, bandara, infrastruktur, dan kawasan ekonomi khusus.

Menurutnya, pelaku usaha dari Malaysia cukup tertarik untuk mengembangkan sektor transportasi di Batam, khususnya LRT Bandara.

“Pelaku usahanya tertarik kepada sektor railway seperti LRT Bandara, tetapi kami juga membuka diri untuk mengembangkan sektor lain seperti medical services, digital park, bandara, dan pelabuhan sebagai hub logistik,” katanya.

Dendi berharap hubungan bilateral Indonesia-Malaysia yang sudah terjalin dengan baik dapat memberikan nilai tambah dalam meningkatkan kemajuan ekonomi Batam sebagai kawasan perbatasan strategis nasional.

Har Man Ahmad, Staf Ahli Perdagangan Kedutaan Besar Malaysia MATRADE Jakarta, mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan akselerasi perdagangan dan pembangunan di Batam.

“Informasi yang diperoleh akan disampaikan kepada asosiasi pelaku usaha di Malaysia, seperti asosiasi bidang railway tentang proyek di Batam,” katanya.

Pihaknya juga akan menyampaikan informasi terkait Batam yang diperolehnya kepada Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, sehingga dapat menentukan fokus kerja sama dan pembangunan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bp batam

Editor : Lili Sunardi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top