Kepala BP Batam Ungkap Kunci Merebut Peluang Investasi

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Edy Pura Irawadi menekankan pentingnya aspek pelayanan dalam upaya meningkatkan peluang masuknya investasi.
Bobo Bani
Bobo Bani - Bisnis.com 10 Juli 2019  |  08:57 WIB
Kepala BP Batam Ungkap Kunci Merebut Peluang Investasi
Kepala BP Batam Edy Putra Irawadi. JIBI/Bisnis - Bobi Bani

Bisnis.com, BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Edy Pura Irawadi menekankan pentingnya aspek pelayanan dalam upaya meningkatkan peluang masuknya investasi.

Dengan kualitas pelayanan yang baik dan berkualitas dari frontliner, investor tidak hanya tertolong dari hadirnya informasi teknis yang diperlukan, namun juga akan memahami secara menyeluruh perihal peluang dan kemudahan yang akan mereka dapatkan di daerah tujuan mereka akan berinvestasi.

“Para frontliner harus dibekali dengan pengetahuan yang luas mengenai investasi ini, sehingga pengaju dapat menerima informasi yang lengkap dan jelas agar tidak menjadi kesalahapahaman,” kata Edy dalam pertemuan bersama unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) belum lama ini.

Untuk menjamin hadirnya kenyamanan bagi investor yang berencana menanamkan investasinya di Batam, BP Batam sendiri telah memiliki beberapa unit yang bertugas sebagai frontliner yang akan memberikan sebanyak mungkin informasi dan membimbing investor dalam setiap tahapannya.

Beberapa unit tersebut diantaranya Klinik Berusaha, Online Single Submission (OSS), dan Garda sebagai pengawal investasi.

Klinik Berusaha bertugas untuk mempermudah penyelesaian masalah berusaha di bidang lahan, lingkungan, lalu lintas barang, keimigrasian, serta ketenagakerjaan.

Unit selanjutnya yang juga menjadi frontliner BP Batam yakni sistem Online Single Submission (OSS).

 OSS sendiri adalah sistem pelayanan perizinan berbasis online untuk mempermudah perizinan investasi. Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai OSS yang pelaksanaannya diatur dalam PP Nomor 24 Tahun 2018, merupakan upaya dalam menyederhanakan perizinan berusaha dan menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat dan murah, serta memberi kepastian.

Unit ketiga sebagai frontliner BP Batam yakni Garda sebagai pengawal investasi. Garda ini tergabung dalam satuan tugas (satgas) percepatan investasi dan ekspor guna mendorong investor dalam dan luar negeri untuk menanamkan modalnya di Kota Batam.

Di dalamnya ada Garda restrukturisasi dan revitalisasi investasi, Garda pengawalan percepatan, Garda penyelesaian operasional investasi dan ekspor, dan Garda evaluasi dan pengembangan investasi baru dan ekspor.

“Ke depan Garda ini diharapkan bisa mempercepat investasi dan ekspor,” kata Edy lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Kasubdit Luar Negeri BKPM Sri Endang Novitasari menjelaskan, pemerintah sangat fokus pada perbaikan kemudahan berusaha yang spesifik dalam bentuk perbaikan pelayanan perizinan.

Saat ini ada enam sektor prioritas investasi pemerintah indonesia yang diharapkan bisa berjalan sesuai dengan kemudahan dan perbaikan pelayanan yang dilakukan, yakni sektor Infrasuktur dalam bentuk hadirnya jaringan transportasi, jalan tol, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan kawasan industri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
investasi, bkpm, bp batam

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top