Identifikasi Korban Kebakaran Perakitan Mancis Alami Kemajuan

Proses identifikasi korban kebakaran pabrik perakitan Mancis, Jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun IV, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, terus mengalami kemajuan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Juni 2019  |  19:19 WIB
Identifikasi Korban Kebakaran Perakitan Mancis Alami Kemajuan
Petugas membawa kantong jenazah korban kebakaran pabrik mancis (korek gas) di Kabupaten Langkat, ketika tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan proses otopsi, di Medan, Sumatra Utara, Jumat (21/6/2019). - ANTARA/Septianda Perdana

Bisnis.com, MEDAN - Proses identifikasi korban kebakaran pabrik perakitan Mancis, Jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun IV, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, hingga Minggu terus mengalami kemajuan.

Bahkan identifikasi korban sudah mencapai 66.66 persen dari 30 korban kebakaran yang terjadi pada Jumat (21/6).

Hal ini disampaikan Kabid Dokkes Polda Sumut Kombes Pol dr Sahat Harianja, yang juga Ketua Tim Identifikasi Korban di RS Bhayangkara Medan, saat di temui di Posko Ante Mortem RS Bhayangkara Medan.

"Semua berkat dukungan dan doa daripada rekan-rekan sekalian," ujarnya, Minggu.

Mengenai data korban yang telah teridentifikasi setelah sebelumnya sebanyak tujuh korban yang telah dikembalikan ke pihak keluarga, Kombes Pol dr Sahat belum bisa memaparkannya.

"Saya belum bisa paparkan namanya sekarang karena nanti sore atau malam rencananya akan ada konferensi pers yang dilakukan Kabid Humas Polda Sumut,” jelasnya

Siapkan 12 Liang

Sebanyak 12 liang lahat telah disiapkan untuk para korban kebakaran pabrik korek api (mancis) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Pantauan Antara di lokasi perkuburan muslim di Desa Sambirejo, Minggu (23/6), menunjukkan ke-12 liang lahat yang juga dapat digunakan sebagai lokasi perkuburan massal itu sudah selesai digali.

Ke-12 liat lahat tersebut besusun berdampingan satu sama lainnya.

Sebelumnya tujuh jenazah korban sudah dikebumikan oleh pihak keluarga di pemakaman umum yang ada di kawasan itu.

"Sudah dikebumikan di pemakaman umum setempat," kata petugas Badan penanggulangan Bencana Daerah Langkat, Sugiono, di Sambirejo, Minggu (23/6/2019).

Pemilik Ditangkap

Pemilik pabrik perakitan mancis yang terbakar di Desa Sambirejo Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat berinisial IDR akhirnya diringkus aparat Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Binjai.

Hal itu disampaikan Kepala Kepolisian Resor Binjai AKBP Nugroho Try Nuriyanto melalui Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Binjai Iptu Siswanto, di Binjai, Minggu (23/6/2019).

Siswanto membenarkan penangkapan pemilik PT Kiat Unggul itu saat yang bersangkutan berada di sebuah hotel di Kota Medan, Sabtu (22/6) malam. IDR kini sedang dalam pemeriksaan intensif penyidik di Mapolres Binjai.

Penyidik Polres Binjai menetapkan IDR sebagai tersangka pelanggaran Pasal 359 KUHP, dimana akibat kelalaiannya mengakibatkan hilangnya nyawa orang.

Sehari sebelumnya polisi juga sudah menangkap dan mengamankan Bur selaku manager di PT Kiat Unggul dan juga Lis selaku HRD yang merekrut para pekerja.

Penangkapan terhadap ketiganya dilakukan polisi setelah peristiwa kebakaran pabrik perakitan mancis di Jalan Tengku Amir Hamzah Desa Sambirejo Kecamatan Binjai.

Pabrik perakitan korek api yang berada di Desa Sambirejo Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Jumat (21/6/2019), sekitar pukul 12.05.00 WIB musnah terbakar.

Puluhan karyawan yang berada di dalam rumah tidak sempat keluar akibatnya 30 orang meninggal, yakni 26 orang dewasa yang merupakan pekerja pabrik dan empat orang anak-anak yang saat itu ikut orang tuanya bekerja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sumut, kebakaran

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top