Aceh Terus Petakan Potensi Produk IKM

Pemerintah Aceh terus memetakan potensi produk industri kecil menengah (IKM) di daerah tersebut guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Februari 2019  |  20:46 WIB
Aceh Terus Petakan Potensi Produk IKM
Tas bordir Aceh di salah satu kedai penjualan di Peunayong, Banda Aceh. - Antara/Irwansyah Putra

Bisnis.com, BANDA ACEH – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh terus memetakan potensi produk industri kecil menengah (IKM) di daerah tersebut guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Kami terus melakukan pemetaan dan pada tahun 2018 telah membuat booklet potensi produk IKM unggulan Provinsi Aceh yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Aceh," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, M. Raudhi di Banda Aceh pada Kamis (28/2/2019).

Dia menjelaskan potensi produk IKM unggulan Provinsi Aceh yang ada dalam booklet yang dicetak oleh Satuan Kerja Perangkat Aceh tersebut merupakan bagian mengoptimalkan promosi dan pemasaran produk yang dihasilkan di seluruh kabupaten/kota.

"Kami akan terus menginventarisasi dan juga mendata IKM yang ada di Aceh sehingga dapat terus eksis dalam berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat," ucapnya.

Menurut dia, dengan hadirnya booklet tersebut para tamu yang datang ke Aceh dapat melihat produk IKM yang ada di setiap kabupaten/kota dan menjadikannya sebagai buah tangan saat kembali ke daerah.

Ia mencontohkan untuk Kota Sabang salah satu produk IKM adalah kue pia, dodol aneka rasa, kripik coklat, manisan pala, dan kerajinan batang kelapa. Banda Aceh parfum minyek preut, bijeh parfum, kerajinan perhiasan perak, dompet kulit, dan kerajinan kas bordir.

"Kami berharap kehadiran booklet ini dapat membantu para wisatawan untuk memenuhi jiwa berbelanja berbagai kerajinan khas yang dimiliki oleh kabupaten/kota yang ada di Aceh," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aceh, ikm

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top