Inflasi Sumsel 0,15%,Terendah Dua Tahun Terakhir

Badan Pusat Statistik Sumatra Selatan mencatat inflasi sebesar 0,15% pada Januari 2019 atau lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu.
Dinda Wulandari | 01 Februari 2019 15:58 WIB
Iflasi Sumatra Selatan Januari 2019. Foto: BPS

Bisnis.com, PALEMBANG – Badan Pusat Statistik Sumatra Selatan mencatat inflasi sebesar 0,15% pada Januari 2019 atau lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kepala BPS Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih, mengatakan rendahnya inflasi tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah dan pihak lain yang tergabung dalam tim pengendalian inflasi daerah (TPID) mampu menekan gejolak harga yang terjadi di awal tahun.

“Komoditas yang memengaruhi inflasi di Sumsel pada bulan lalu masih berasal dari kelompok bahan makanan, yakni daging ayam ras,” katanya Jumat (1/2/2019).

Berdasarkan catatan BPS, inflasi Sumsel pada Januari 2017 tercatat 0,53% sementara pada Januari 2018 sebesar 0,60%.

“Jadi inflasi bulan Januari tahun ini sangat jauh lebih rendah dibandingkan dua tahun terakhir, kita bisa menekannya,” katanya.

Endang menambahkan, khusus inflasi Kota Palembang, tarif angkutan udara turut menyumbang terjadinya inflasi dengan andil sebesar 0,02%. Kenaikan tarif tersebut dipengaruhi  momen libur Natal dan Tahun Baru 2019.

“Kita lihat nanti apakah setelah diberlakukannya tarif bagasi, komoditas angkutan udara bakal memengaruhi inflasi di Palembang lagi atau tidak,” katanya.

Diketahui, BPS Sumsel menyoroti inflasi di dua kota yang ada di Sumsel, selain di Palembang penghitungan inflasi Sumsel juga berdasarkan Kota Lubuk Linggau.

Endang mengemukakan, komoditas yang memengaruhi inflasi di Lubuk Linggau menyerupai di Palembang di mana daging ayam ras turut menjadi andil utama terjadinya inflasi.

Tag : Inflasi, sumatra selatan
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top