Begini Progres Proyek Jalan Tol Palembang—Tanjung Api-Api

Sesuai dengan mandat pemerintah yang dituangkan Perpres No. 117/2015, Hutama Karya mendapat penugasan pembangunan dan pengusahaan 24 ruas tol Trans-Sumatra sepanjang kurang lebih 2.770 kilometer.
Krizia Putri Kinanti | 11 Januari 2019 15:13 WIB
Kendaraan melewati gerbang tol Indralaya di tol Palembang-Indralaya (Palindra), Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis (20/9/2018). - ANTARA/Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA — PT Hutama Karya memastikan bahwa pembangunan jalan tol Palembang—Tanjung Api-Api tetap berjalan dan saat ini masih dilakukan pengkajian terhadap studi kelayakan dan analisis mengenai dampak lingkungan.

Direktur Keuangan PT Hutama Karya (Persero) Anis Anjayani mengatakan bahwa proyek jalan tersebut kini masih dalam proses pengkajian kedua hal tersebut.

“Ruas tol Palembang—Tanjung Api-Api sedang dilakukan pengkajian terkait FS [feasibility study] dan amdal [analisis mengenai dampak lingkungan]. Untuk ruas tol Palembang—Indralaya, sudah beroperasi penuh sejak tahun lalu,” tuturnya kepada Bisnis.com, Selasa (8/1/2019).

Sesuai dengan mandat pemerintah yang dituangkan dalam Peraturan Presiden No. 100/2014 yang diperbaharui melalui Peraturan Presiden No. 117/2015, Hutama Karya mendapat penugasan pembangunan dan pengusahaan 24 ruas jalan tol Trans-Sumatra sepanjang kurang lebih 2.770 kilometer (km) dengan prioritas pada 8 ruas sepanjang kurang lebih 644 km.

Hingga pertengahan Desember 2018, berdasarkan catatan Bisnis.com, Hutama Karya tengah membangun tol Trans-Sumatra sepanjang 656 km, dengan 47 km Trans-Sumatra sudah beroperasi penuh.

Menurut Anis, jalan tol Palembang—Tanjung Api-Api direncanakan terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api maupun pelabuhan baru Tanjung Carat yang masih dalam tahap perencanaan.

“Saat ini belum dilakukan tanda tangan PPJT [perjanjian pengusahaan jalan tol] karena tahap pembangunan akan diselaraskan dengan pembangunan KEK dan Pelabuhan Tanjung Carat sehingga jalan tol tersebut akan lebih bermanfaat,” katanya.

Sebelumnya, Manager Proyek PT Hutama Karya Hasan Turcahyo mengatakan proyek tol  ini dipastikan tetap berjalan karena telah memiliki payung hukum yakni Perpres No. 117/2015.

Perseroan mengaku telah menyiapkan desain jalan tol Tanjung Api-Api. Bahkan, pekerjaan pembuatan desain ini telah dilakukan perusahaan sejak 2017.

 “Yang jelas, rencana untuk membangun tol Palembang—Tanjung Api-Api ini masih masuk dalam proyek strategis pemerintah. Artinya, setiap pekerjaan akan terus dikejar,” tuturnya.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top