Pemkab Pessel Gelar Inseminasi Terhadap 10.365 Ekor Sapi

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat mengklaim sepanjang tahun ini telah melakukan inseminasi buatan (IB) alias kawin suntik terhadap 10.365 ekor sapi betina di daerah itu.
Heri Faisal
Heri Faisal - Bisnis.com 24 Desember 2018  |  18:08 WIB

Bisnis.com, PADANG—Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat mengklaim sepanjang tahun ini telah melakukan inseminasi buatan (IB) alias kawin suntik terhadap 10.365 ekor sapi betina di daerah itu.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pesisir Selatan (Pessel) Hazrita mengatakan guna mendorong peningkatan produksi ternak yang lebih berkualitas, pemda setempat rutin melakukan kawin suntik terhadap sapi milik masyarakat.

“Totalnya tahun ini sudah mencapai 10.365 ekor sapi, sudah 98,34% dari target. Perkiraan kami sampai akhir tahun bisa 100% sesuai target,” katanya, Senin (24/12/2018).

Dia mengatakan pemerintah setempat menargetkan mampu melakukan inseminasi buatan terhadap 10.540 ekor sapi betina produktif di daerah itu tahun ini.

Menurutnya, program kawin suntik untuk sapi milik petani tersebut, sejauh ini cukup berhasil karena banyaknya masyarakat yang menginginkan sapinya dilakukan inseminasi buatan, sehingga melahirkan keturunan yang sehat dan berkualitas.

Pessel adalah salah satu daerah peternakan sapi di Sumbar, selain Kabupaten Limapuluh Kota, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pasaman Barat, dan Sijunjung.

Hazrita mengungkapkan peran aktif tenaga inseminator di lapangan dengan komunikasi yang baik kepada peternak menjadi ujung tombak keberhasilan program tersebut.

Dia menuturkan program kawin suntik untuk sapi milik warga itu, sudah dilakukan di 15 kecamatan, meski dalam pelaksanaannya juga belum merata.

Beberapa daerah yang sudah mendapatkan program itu antara lain, Kecamatan Sutera, Lengayang, Ranah Pesisir, Linggo Sari Baganti, Pancung Soal, Air Pura, Basa IV Balai Tapan, Ranah IV Hulu Tapan, dan Lunang.

Sementara itu, kecamatan lainnya seperti Batang Kapas, IV Jurai, Bayang, Bayang Utara, Koto XI Tarusan dan Silaut sudah cukup mengenal program inseminasi buatan, sehingga tidak perlu dilaksanakan disana.

Dia mengatakan program tersebut akan terus dilakukan di Pessel, guna menghasilkan ternak sapi yang berkualitas. Sebab, dengan mengikuti proses kawin suntik, anak sapi yang dilahirkan akan kebal dari penyakit, serta fisiknya yang besar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pessel, inseminasi buatan

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top