Bener Meriah Optimalkan Penyuluh untuk Genjot Produksi Kopi

Plt. Bupati Bener Meriah, Provinsi Aceh, Syarkawi, akan mengoptimalkan peran penyuluh petani untuk meningkatkan produktivitas tanaman kopi.
Newswire | 30 November 2018 20:21 WIB
Petani merawat tanaman kopi. - Antara/Anis Efizudin

Bisnis.com, BANDA ACEH – Plt. Bupati Bener Meriah, Provinsi Aceh, Syarkawi, akan mengoptimalkan peran penyuluh petani untuk meningkatkan produktivitas tanaman kopi.

"Salah satu upaya meningkatkan produktivitas tanaman kopi di Bener Meriah adalah dengan mengoptimalkan peran penyuluh untuk mendampingi petani di setiap gampong/desa," kata Syarkawi di Banda Aceh, Jumat (30/11/2018).

Dia menjelaskan produksi kopi arabika per hektare di kabupaten tersebut setiap tahun saat ini baru berkisar pada angka 700 sampai 800 kilogram per hektare.

"Sebenarnya potensi kopi yang dapat dicapai oleh petani dapat melebihi dari apa yang diperoleh saat ini, namun ini perlu adanya pendampingan secara berkelanjutan," katanya.

Menurut dia, pada 2019, pihaknya akan berupaya meningkatkan peran penyuluh yang nantinya akan berada di lapangan untuk mendampingi petani guna meningkatakan produksi pada masa mendatang.

"Penyuluh akan bekerja di lapangan untuk mendampingi petani, bukan berada di kantor," katanya.

Syarkawi meyakini pendampingin secara berkelanjutan yang diberikan kepada petani untuk perawatan, peningkatan produksi dan pengendalian hama serta penyakit pada tanaman kopi akan mampu meningkatakan pendapatan di masa mendatang.

"Kami yakin produksi kopi arabika di Kabupaten Bener Meriah yang merupakan salah satu penghasil kopi di Provinsi Aceh akan meningkat setiap tahunnya dan upaya mendongkrak kesejahteraan petani juga akan terwujud," tuturnya.

Kabupaten Bener Meriah memiliki lahan kopi arabica lebih kurang sekitar 48.000 hektare termasuk tanaman kopi tua.

Sumber : Antara

Tag : aceh, kopi
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top