3 Rekannya Ditahan Jaksa, Dokter Gigi Pekanbaru Unjuk Rasa

Puluhan dokter dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Pekanbaru melakukan unjuk rasa di halaman Kejari Pekanbaru, menyusul penahanan tiga rekan kerja mereka yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau.
Arif Gunawan | 27 November 2018 14:25 WIB
Dokter Gigi - ilustrasi

Bisnis.com, PEKANBARU - Puluhan dokter dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Pekanbaru melakukan unjuk rasa di halaman Kejari Pekanbaru, menyusul penahanan tiga rekan kerja mereka yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau.
 
Sekretaris PDGI Pekanbaru Chairul Syahri mengatakan ketiga rekannya itu Dr. drg. Masrial, Dr. Welly Zulfikar dan Dr. Kuasan Ambar Pamungkas ditahan atas tuduhan menyelewengkan anggaran alat kesehatan. 
 
"Harapan kami selaku organisasi profesi, agar rekan kami tidak dilakukan penahanan," katanya Selasa (27/11/2018).
 
Dia menjelaskan dokter yang terjerat kasus korupsi tersebut, memiliki keahlian bedah mulut, sehingga tenaga dan jasa-jasanya  sangat dibutuhkan oleh masyarakat Riau. Selain itu, ketiga dokter itu belum ada memiliki dokter pengganti, karena minimnya jumlah tenaga ahli bedah mulut di Riau.
 
"PDGI mendukung penuh proses hukum yang diterima oleh rekan kami, yang bersangkutan juga tidak akan melarikan diri terkait kasus yang mereka alami," katanya.
 
Adapun sebelumnya, tiga dokter bedah mulut RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau beserta dua rekanan swasta, ditahan Kejari Pekanbaru, Senin (26/11/2018) dengan tuduhan menyelewengkan anggaran alat kesehatan.
 
Nilai anggaran pengadaan alat kesehatan di RSUD ini mencapai Rp5 miliar untuk tahun anggaran 2012-2013 dengan rekanan swasta yaitu CV PMR. Dari hasil penyidikan ditemukan bahwa pengadaan alkes tersebut tidak sesuai dengan prosedur, dan dinyatakan merugikan keuangan negara.

Tag : korupsi, riau, dokter
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top