Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kepulauan Riau Kembangkan Durian Unggulan

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengembangkan kebun buah durian unggulan di Kabupaten Karimun dan Lingga pada tahun ini.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 April 2018  |  20:02 WIB
Kepulauan Riau Kembangkan Durian Unggulan
Ilustrasi: Pedagang musiman menata buah durian ke dalam mobil angkutan. - Antara/Syifa Yulinnas
Bagikan

Bisnis.com, TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengembangkan kebun buah durian unggulan di Kabupaten Karimun dan Lingga pada tahun ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Kepri, Ahmad Izhar, mengatakan ribuan bibit durian unggulan ditanam di Karimun dan Lingga dengan harapan Kepri menjadi provinsi penghasil durian.

"Pengadaan bibit ini sebagai bentuk peremajaan, jangan sampai generasi ke depan tidak melihat dan merasakan durian," ujarnya di Tanjungpinang, Kepri, pada Kamis (12/4/2018).

Izhar mengemukakan durian merupakan buah yang disukai masyarakat lokal dan wisatawan. Dalam setahun, durian dapat berbuah dua kali, seperti yang terjadi di Bintan.

"Durian di Kepri hasil perkawinan dengan durian unggulan dari daerah lainnya, disukai masyarakat lokal dan wisatawan domestik dan wisman," ujarnya.

Karena itu, menurut dia, bibit durian tidak perlu diimpor dari negara lain atau daerah lain, melainkan cukup dari lokal. Kebijakan itu lebih baik, karena selain menghemat anggaran, juga turut mengembangkan usaha pekebun lokal.

Dia yakin pekebun lokal mampu menyediakan bibit durian unggulan. Bibit unggulan itu akan diserahkan kepada kelompok tani di Karimun dan Lingga.

"Lahan yang cocok untuk penanaman bibit durian itu harus disiapkan," tutur Izhar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

durian kepri

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top