Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Puncak Arus Balik, 11.000 Penumpang Gunakan KA Sumut

PT KAI Divisi Regional I Sumatra Utara (Sumut) mencatat ada 11.000 penumpang yang menggunakan jasa transportasi kereta api (KA) di wilayah Sumut.
Ilustrasi penumpang Kereta Api Brantas bersiap menaiki kereta Kamis (22/12/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Ilustrasi penumpang Kereta Api Brantas bersiap menaiki kereta Kamis (22/12/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, MEDAN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I (Divre) I Sumatra Utara (Sumut) mencatat ada 11.000 penumpang yang menggunakan jasa transportasi kereta api (KA) di wilayah Sumut pada hari ini, Minggu (14/4/2024) atau saat puncak arus balik Lebaran 2024.

Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Solikhin mengatakan, jumlah penumpang yang telah tercatat itu masih berpotensi terus bertambah lantaran penjualan tiket KA masih berjalan sampai keberangkatan malam ini.

Anwar menyebut tingginya trafik penumpang KA juga masih akan terlihat pada Senin (15/4/2024).

“Kami prediksi puncak arus balik Lebaran 2024 akan terjadi pada hari ini, Minggu (14/4), bahkan sampai dengan Senin (15/4) penumpang masih cukup tinggi mencapai 8.000 penumpang. Hal itu mengingat libur cuti bersama Idul Fitri akan segera berakhir,” kata Anwar dalam keterangan resmi, Minggu (14/4/2024).

Dikatakan Anwar, selama Angkutan Lebaran 2024, terhitung sejak 31 Maret hingga 21 April 2024, penjualan tiket di wilayah PT KAI Divre I Sumut sudah mencapai 153.140 seat.

Angka itu setara 69,8% dari jumlah tempat duduk yang disediakan, yakni sebanyak 219.208 dengan berbagai rute perjalanan.

Untuk arus balik, lanjutnya, stasiun dengan penumpang terbanyak ada di Stasiun Medan, Kisaran, Rantauprapat dan Stasiun Tanjung Balai.

Pada momen puncak arus balik Lebaran 2024 ini, KAI Divre I Sumut menghimbau para calon penumpang untuk memperhitungkan waktu keberangkatan dari rumah menuju stasiun. "Ini guna mengantisipasi ketinggalan KA, mengingat beberapa ruas jalan menuju stasiun mengalami kepadatan," tambah Anwar. (K68)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Delfi Rismayeti
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper