Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jelang Lebaran, Permintaan Elpiji di Pekanbaru Naik 50%

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriyah permintaan gas elpiji di Pekanbaru mengalami peningkatan, khususnya gas ukuran 3 Kg.
Pekerja menyusun tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) di Jakarta, Senin (20/6/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Pekerja menyusun tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) di Jakarta, Senin (20/6/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, PEKANBARU – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriyah permintaan gas elpiji di Pekanbaru mengalami peningkatan, khususnya LPG 3 Kg.

Pemilik pangkalan gas di Jl Manyar Sakti, Panam, Pekanbaru, Neri menyebutkan bahwa penjualan gas naik signifikan hingga 50% dari hari biasa selama Ramadan dan menjelang Lebaran.

“Untuk penjualan gas akhir-akhir ini meningkat 50% dibandingkan hari-hari biasa, soalnya banyak yang butuh gas buat memasak di bulan Puasa ini, apalagi menjelang Lebaran,” ungkapnya Kamis (28/3/2024).

Dia menjelaskan untuk per agen sudah dijatah 1.000 tabung gas per bulan dari Pertamina, angka tersebut terbilang sudah cukup untuk mengantisipasi lonjakan permintaan nantinya.

Untuk memastikan ketersediaan gas elpiji bagi masyarakat, pihak terkait seperti agen dan pangkalan menurutnya akan menambah stok untuk mengantisipasi lonjakan permintaan nantinya.

Selain itu untuk pembelian gas elpiji subsidi 3 Kg di agen, pelanggan tetap harus menunjukkan KTP yang masih berlaku. Aturan ini sudah diterapkan sejak lama, dengan tujuan guna mendata pelanggan sekaligus memastikan pembeli gas subsidi adalah warga yang tepat sasaran.

Sejalan dengan itu, Neri menyebutkan bahwa aturan pembelian dengan menunjukkan KTP sudah berjalan sejak setahun yang lalu. Teknisnya adalah sebelum membeli, pelanggan menyetor KTP nya untuk didata, setelah itu gas elpiji yang dibeli akan diserahkan.

"Untuk harga jual masih tetap sesuai HET yang ditentukan pemerintah. Untuk gas yang 3 Kg seharga Rp18.000, gas yang 5,5 Kg dengan harga Rp120.000 kemudian gas 12 Kg dengan harga Rp220.000," pungkasnya.

(Niki Aulia Sandi)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper