Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Triwulan III 2023 Lebih Kecil dari Tahun Lalu

BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatra Barat pada triwulan III-2023 di angka 4,30% (yoy) atau tumbuh 0,83% (qtq).
Ilustrasi/Bisnis
Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, PADANG - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatra Barat pada triwulan III-2023 di angka 4,30% (yoy) atau tumbuh 0,83% (qtq).

Statistisi Ahli Muda BPS Sumbar Dwi Susanti mengatakan pertumbuhan ekonomi pada triwulan III-2023 tersebut, lebih kecil dibandingkan pertumbuhan ekonomi triwulan III-2022 di mana mampu tumbuh sebesar 4,56%.

"Triwulan III-2023 ini tumbuh 4,30% yoy dan triwulan III-2022 pertumbuhannya 4,56%. Jadi lebih kecil pertumbuhannya pada triwulan III-2023 ini," katanya, Senin (6/11/2023).

Dia merinci pertumbuhan ekonomi triwulan III-2023 terjadi hampir pada semua lapangan usaha, dan yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 9,87%, jasa lainnya sebesar 10,85%, dan penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 7,91%.

"Kalau untuk lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan yang memiliki peran dominan juga mengalami pertumbuhan sebesar 1,50%," sebutnya.

Dikatakannya untuk lapangan usaha pertanian, kehutanan dan pertanian itu, dipengaruhi oleh peningkatan produksi padi dan produksi produk kehutanan yang sangat signifikan dibandingkan triwulan III-2022 lalu.

Begitupun untuk perikanan, kenaikan produksi perikanan tangkap dan budidaya, juga meningkat bila dilihat secara yoy.

Dia menjelaskan struktur PDRB Sumbar menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan III-2023 masih didominasi oleh lima lapangan usaha yang sama dengan triwulan sebelumnya. Dimana perekonomian Sumbar didominasi oleh lapangan usaha pertanian, perikanan dan kehutanan sebesar 20,74%, diikuti oleh perdagangan besar-eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 16,91%, transportasi dan pergudangan sebesar 11,33%, konstruksi sebesar 10,13% dan industri pengolahan 8,75%.

"Jadi peranan kelima lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Sumbar mencapai 67,86%," ucapnya.

Selain itu, melihat pada kondisi ekonomi Sumbar secara kumulatif dari triwulan I-2023 sampai dengan triwulan III-2023 dibandingkan triwulan I-2022 sampai dengan triwulan III-2022 mengalami pertumbuhan sebesar 4,75% (ctc).

Pertumbuhan terjadi pada semua lapangan usaha tanpa terkecuali. Seperti pada jasa lainnya sebesar 10,54%. Diikuti penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 8,92%, informasi dan komunikasi sebesar 7,60%, dan jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 7,44%.

Dwi menyampaikan bila dilihat secara (q-to-q) ekonomi Sumbar triwulan III-2023 dibanding triwulan II-2023 yang mengalami pertumbuhan sebesar 0,83%.

Angka 0,83% itu merupakan angka pertumbuhan terkecil dibandingkan pada triwulan III-2020 yang mampu tumbuh sebesar 4,58%, triwulan III-2021 2,16%, dan triwulan III-2022 sebesar 1,64%.

"Pertumbuhan terbesar itu pada triwulan III-2020, dan pertumbuhan yang terkecil itu pada triwulan III-2023," tegasnya. 

Pertumbuhan triwulan III-2023 terjadi pada sebagian besar lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah industri pengolahan sebesar 7,77%, pertambangan dan penggalian sebesar 7,63%, serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 6,58%.

Sementara itu, lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan serta perdagangan besar-eceran, reparasi mobil dan sepeda motor yang memiliki peran dominan juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 0,50% dan 3,33%.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper