Update Harga Telur di Palembang Turun Tipis

uzuan mengimbau agar masyarakat tidak panik dan tetap membeli telur sesuai dengan kebutuhan. Sehingga inflasi yang ada di wilayah Sumsel tidak terkerek naik.
Pedagang menunjukkan telur di Jakarta, Minggu (31/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Pedagang menunjukkan telur di Jakarta, Minggu (31/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, PALEMBANG – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) Ruzuan Effendi memprediksi harga telur ayam di Palembang akan kembali normal pada bulan Juni 2023 mendatang. 

"Insya Allah bisa kembali normal lagi di Juni. Karena masyarakat yang menggelar hajatan akan mulai berkurang," kata Ruzuan, Kamis (25/5/2023).

Meski begitu Ruzuan mengatakan, saat ini harga telur di sejumlah pasar sudah mengalami penurunan di harga Rp29.000 per kilogram. 

“Memang turunnya sedikit. Dari catatan kami, harga telur ayam di sejumlah pasar sudah mencapai Rp29.000 per kilogramnya," kata Ruzuan, Kamis (25/5/2023). 

Lebih lanjut, Ruzuan mengimbau agar masyarakat tidak panik dan tetap membeli telur sesuai dengan kebutuhan. Sehingga kondisi inflasi yang ada di wilayah Sumsel tidak terkerek naik. 

"Jangan panik. Karena semakin tinggi permintaan maka akan berpengaruh pada harga," tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil pantauan di Pasar Lemabang, Palembang. Harga telur ayam sudah turun menjadi Rp29.000 per kilogram dari yang sebelumnya berada di harga Rp30.000 hingga Rp31.000 per kilogram. 

Pedagang telur di Pasar Lemabang Palembang, Saiful mengungkapkan, permintaan pada telur ayam saat ini memang masih sangat besar. Akan tetapi, imbuhnya, banyak juga masyarakat yang beralih untuk membeli telur ayam pecah, lantaran harga yang diberikan jauh lebih murah. 

"Harga telur ayam pecah memang lebih murah, jadi banyak konsumen yang beralih membeli telur pecah. Selisihnya bisa separuh harga," ujarnya. (K64)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper