Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Gubernur Sumut Serahkan 10.000 BPJS Ketenagakerjaan untuk Kelompok Rentan dan Miskin

Pemberian BPJS Ketenagakerjaan ini diberikan kepada masyarakat yang berprofesi nelayan, petani, penggali kubur, serta kelompok sosial rentan dan miskin.
Ade Nurhaliza
Ade Nurhaliza - Bisnis.com 24 Januari 2023  |  19:29 WIB
Gubernur Sumut Serahkan 10.000 BPJS Ketenagakerjaan untuk Kelompok Rentan dan Miskin
Karyawati melayani nasabah di kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek di Jakarta, Senin (28/11/2022). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, MEDAN - Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi menyerahkan 10.000 BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat Sumut.

Penyerahan ini dilakukan saat kegiatan housewarming Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), di Medan, Selasa (24/1/2023).

Pemberian BPJS Ketenagakerjaan yang sudah kali kedua ini diberikan kepada masyarakat yang berprofesi antara lain nelayan, petani, penggali kubur, serta kelompok sosial rentan dan miskin.

Sementara pada tahun sebelumnya, Pemprov Sumut juga sudah menyerahkan 10.000 BPJS Ketenagakerjaan untuk kelompok rentan dan miskin.

“Inilah salah satu contoh negara hadir di tengah masyarakatnya, memberikan jaminan kepada rakyat, Sumut memberikan 10.000 iuran tahun ini dan tahun lalu juga sudah memberikan dengan jumlah yang sama, tahun depan mudah-mudahan lebih banyak yang bisa kita bantu,” kata Edy.

Edy Rahmayadi menjelaskan bahwa peran jaminan sangat penting terutama untuk mengurangi risiko dalam bekerja.

"Kita bekerja tidak tahu apa yang akan terjadi. Karena itu BPJS hadir, bila yang tidak diinginkan terjadi, misalnya meninggal dunia, anak dan istri kita tentu terbantu dengan hadirnya BPJS Ketenagakerjaan,” lanjutnya.

Selain itu, mantan Pangkostrad itu juga memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagut yang meningkatkan pelayanannya. Berubahnya wajah pelayanan BPJamsostek Kanwil Sumbagut menurutnya akan lebih membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan prima.

“Saya sangat apresiasi perubahan yang dibuat, didukung dengan digitalitasi yang lebih baik sehingga pendataan akan lebih mudah, tetapi tentu rakyat kita juga perlu mendapat edukasi karena masih banyak yang belum begitu paham dengan sistem digital,” jelas Edy.

Deputi Direktur BPJamsostek Wilayah Sumbagut Henky Rhosidien mengatakan BPJamsotek Sumbagut mengubah ruang pelayanan menjadi lebih kekinian untuk menjawab tuntutan masyarakat saat ini.

Selain itu juga ada layanan Jamsostek 24 jam melalui aplikasi Jemo (Jamsostek Mobile) yang akan mempermudah peserta untuk melakukan berbagai kegiatan di BPJamsostek Sumbagut.

“Ini merupakan tuntutan masyarakat serta arahan dari Pak Gubernur, memberikan pelayanan yang prima, begitu juga digitalisasi yang akan mempermudah kita dalam melakukan berbagai kegiatan,” ujar Henky.

Pada kesempatan ini, BPJamsostek juga menyerahkan santunan sekitar Rp300 juta kepada ahli waris peserta. Santunan ini secara simbolis diserahkan oleh Edy Rahmayadi langsung kepada beberapa ahli waris.

“Pada kesempatan ini santunan terbesar kita sekitar Rp240 juta, ada juga yang Rp40 juta, mudah-mudahan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh ahli waris,” tambahnya

Hadir pula pada acara ini Kadis Ketenagakerjaan Abdul Haris Lubis, Kadis Kesehatan Alwi Mujahit serta OPD terkait Pemprov Sumut dan Pemko Medan. Hadir juga tokoh agama dan tokoh masyarakat serta ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan dan BPJamsostek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BPJAMSOSTEK bpjs ketenagakerjaan
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top