Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bulog Pastikan Stok Beras Sumut Aman

Bulog Sumatra Utara memaparkan ketersediaan beras hingga akhir 2022 akan cukup meski stok beras di Pinrang hilang 500 ton.
Ade Nurhaliza
Ade Nurhaliza - Bisnis.com 30 November 2022  |  23:05 WIB
Bulog Pastikan Stok Beras Sumut Aman
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, MEDAN - Bulog Sumatra Utara memaparkan ketersediaan beras hingga akhir 2022 akan cukup meski stok beras di Pinrang hilang 500 ton.

Kepala Bulog Sumut Arif Mandu mengatakan total stok beras yang tersedia hingga kini sebanyak 13.207 ton.

"Itu di Sulawesi Selatan. Tidak ada pengaruhnya ke Sumut. Stok beras kita aman. Mulai dari beras, gula dan minyak goreng, stok kita cukup," ujar Arif saat dihubungi Bisnis.com, pada hari Rabu (30/11).

Kemudian Arif menambahkan lagi, bagi yang merayakan hari raya Natal tidak perlu khawatir untuk penggunaan beras, karena stok sudah ada hingga 3 bulan ke depan.

Selain itu, Bulog Sumut memastikan kenaikan harga beras tidak terkait dengan pasokan dan jumlah stok di lapangan mengingat pasokan saat ini dalam kondisi normal.

"Kita memastikan pasokan beras tetap dalam kondisi normal dan stabil, bahkan untuk harga sendiripun dalam keadaan normal, kalaupun ada kenaikan tidak terlalu signifikan," tambahnya.

Arif juga mengatakan bahwa meski sempat terjadi hujan dan banjir di beberapa daerah, tidak ada beras yang mengalami kerusakan.

Sepanjang 2022 ini, Bulog tetap komitmen salam menyalurkan beras, sehingga masyarakat di Sumut tidak perlu mengkhawatirkan terkait stok beras hingga ke kabupaten.

Lebih lanjut Arif merikan pula ketersediaan gula hingga saat ini berjumlah 153 ton, dan stok minyak goreng berjumlah 84.449 liter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bulog
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top