Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Resmi Berlaku, Intip Keistimewaan Uang Rupiah Baru

Pecahan uang baru tersebut terdiri atas pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2000 dan Rp1000.
Nanda Fahriza Batubara
Nanda Fahriza Batubara - Bisnis.com 18 Agustus 2022  |  21:13 WIB
Resmi Berlaku, Intip Keistimewaan Uang Rupiah Baru
Uang kertas rupiah yang baru - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, MEDAN – Bank Indonesia memperkenalkan uang rupiah kertas baru yang mulai beredar 17 Agustus 2022. Pecahan uang baru tersebut terdiri atas pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1000.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara (Sumut) Doddy Zulverdy menjelaskan berbagai kelebihan yang terdapat pada uang rupiah baru ini.

Menurut Doddy, ukuran uang baru berbeda dari sebelumnya dan lebih tebal. Sistem keamanan uang baru ini juga telah ditingkatkan demi menghindari praktik pemalsuan. Bagian hologramnya dapat diterawang dan memudahkan kalangan tuna netra.

Sebagai simbol suatu bangsa, kata Doddy, uang rupiah baru ini didesain sedemikian rupa sehingga menarik.

"Edisi baru ini ada tiga hal yang kita perkuat," ujar Doddy di Kota Medan, Kamis (18/8/2022).

Dari sisi warna, kata Doddy, uang rupiah yang baru diterbitkan ini memiliki kontras yang lebih tajam. Warnanya juga berbeda-beda pada setiap pecahan sehingga gampang ditandai

Uang ini juga memiliki desain dan fitur yang menarik. Ukuran uang disesuaikan dengan nilainya, semakin kecil maka ukuran uang akan semakin pendek.

Selain itu, lanjut Doddy, sisi keamanan pada uang tersebut juga semakin ditingkatkan. Uang baru ini memiliki kualitas tinta yang lebih baik. Pada bagian benang uang terdapat unsur magnetik dan bahannya tidak mudah rusak atau dipalsukan.

Setelah uang baru ini terbit, lanjut Doddy, maka uang pecahan lama masih tetap berlaku.

"Penggunaanya tetap sama, cuma desain aja yang beda agar kita lebih bangga, yakin dan mudah mengenalinya," kata Doddy.

Sebelumnya, Bank Indonesia juga membagi-bagikan contoh uang baru tersebut kepada seluruh gubernur dengan nomor seri sesuai tanggal kelahiran masing-masing. Termasuk untuk Sumut Edy Rahmayadi yang lahir pada 10 Maret 1961.

"Pada kegiatan ini, semua gubernur menerima uang kertas cetakan baru ini dengan seri tanggal lahir, bulan dan tahun mereka," ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumut Doddy Zulverdi di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Kota Medan.

Mendapatkan uang istimewa tersebut, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Edy pun merasa terhormat memeroleh pemberian ini.

"Terima kasih, ini bentuk perhatian yang luar biasa," kata Edy.

Selain Edy, Bank Indonesia juga memperkenalkan uang kertas rupiah baru kepada Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah atau Ijeck.

Kali ini, Bank Indonesia memberikan Ijeck contoh uang rupiah baru yang dikemas dalam bentuk buku. Ijeck pun memuji bentuk atau rupa uang baru ini. Khususnya mengenai warna dan daya tahannya.

"Inovasi ini membuat mata uang kita rupiah semakin mudah dikenali keasliannya dan sulit untuk dipalsukan. Saudara kita yang tidak bisa melihat secara langsung bisa meraba saja," kata Ijeck.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uang baru
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top