Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dukung Peremajaan Sawit Rakyat di Riau, BRI Kucurkan Kredit PSR Rp1,7 Triliun

BRI (BBRI) terus berupaya membantu petani kecil yang ada di Indonesia, termasuk para petani kelapa sawit dalam mengembangkan usaha perkebunannya, terlebih di masa pandemi.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 24 Februari 2022  |  19:10 WIB
Pekerja menata kelapa sawit saat panen di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (30/8/2020). Badan Litbang Kementerian ESDM memulai kajian kelayakan pemanfaatan minyak nabati murni (crude palm oil/CPO) untuk pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) hingga Desember 2020. Bisnis - Arief Hermawan P
Pekerja menata kelapa sawit saat panen di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (30/8/2020). Badan Litbang Kementerian ESDM memulai kajian kelayakan pemanfaatan minyak nabati murni (crude palm oil/CPO) untuk pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) hingga Desember 2020. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, PEKANBARU -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menyatakan perseroan terus berupaya membantu petani kecil yang ada di Indonesia, termasuk para petani kelapa sawit dalam mengembangkan usaha perkebunannya, terlebih di masa pandemi.

Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN Bank BRI, Agus Noorsanto menjelaskan dukungan pihaknya bagi petani kecil di bidang kelapa sawit yaitu dengan menyalurkan kredit peremajaan sawit rakyat.

"Kami sudah memberikan beberapa skema untuk dukungan usaha perkebunan petani sawit, diantaranya melalui pembiayaan langsung atau komersial melalui kebun inti sawit," ujarnya Kamis (24/2/2022).

Untuk di Riau khususnya di Kabupaten Siak, menurutnya ada 4 koperasi unit desa (KUD) yang mendapatkan dukungan pembiayaan dari BRI, sedangkan untuk Riau ada total 12 KUD yang mendapatkan pembiayaan. Total plafon yang dikucurkan BRI untuk PSR di Riau sudah mencapai Rp1,7 triliun, sedangkan khusus untuk Siak jumlahnya sekitar Rp150 miliar dengan penerima pembiayaan sebanyak 700 petani.

Selain itu bagi petani swadaya, BRI juga menyiapkan dukungan pembiayaan dengan produk yang ditawarkan adalah pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Sebelumnya, perseroan menyatakan sepanjang 2021 lalu penyaluran kredit terbesar atau 51,9 persen porsi kredit perseroan disalurkan ke sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Regional CEO BRI Pekanbaru Hari Basuki menjelaskan sepanjang 2021 BRI Regional Office Pekanbaru telah menyalurkan kredit senilai Rp22,7 triliun, dengan porsi terbesar adalah kredit UMKM yang mencapai 51,9 persen.

"Pada posisi 31 Desember 2021, Regional Office BRI Pekanbaru telah menyalurkan kredit UMKM senilai Rp11,77 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 345.900," ujarnya.

Dia menguraikan dari total Rp11,77 triliun tersebut, kredit yang masuk kategori Kredit Usaha Rakyat atau KUR mencapai Rp4,42 triliun KUR Mikro dengan jumlah nasabah sebanyak 134.000 debitur.

Sementara itu, kualitas pinjaman masih tetap terjaga dengan rasio NPL 1,33 persen. Kemudian untuk simpanan mikro tumbuh sebesar 25,4 persen secara tahunan dengan total penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Mikro senilai Rp15,2 triliun.

Dia mengakui dengan kinerja tersebut, berkontribusi terhadap pertumbuhan laba mikro sebesar 10,93 persen secara tahunan, dan ditopang juga oleh pencapaian fee based income atau FBI mikro sebesar Rp105 Miliar, yang tumbuh sebesar 8,6 persen secara tahunan.

Adapun total kinerja penyaluran kredit BRI Regional Office (RO) Pekanbaru 2021 lalu mencapai Rp22,7 triliun, atau tumbuh 13,91 persen, sedangkan penghimpunan DPK sepanjang 2021 mencapai Rp28,9 triliun atau tumbuh sebesar 21,86 persen secara tahunan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bri riau bbri kelapa sawit
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top