Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tim Gabungan Tuntas Dalami Kerangkeng di Bupati Langkat

Tim telah mewawancarai dua orang mantan penghuni kerangkeng.
Warga saat memberi sebongkah batu kepada penghuni untuk melarikan diri dari kurungan kerangkeng di rumah pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin, Langkat, Sumatra Utara, Senin (24/1/2022)./Istimewa.
Warga saat memberi sebongkah batu kepada penghuni untuk melarikan diri dari kurungan kerangkeng di rumah pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin, Langkat, Sumatra Utara, Senin (24/1/2022)./Istimewa.

Bisnis.com, MEDAN - Tim gabungan serikat buruh dan Dinas Tenaga Kerja Pemprov Sumatra Utara tuntas mengunjungi rumah pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin.

Tujuan mereka untuk menelusuri dugaan perbudakan pekerja yang dilakukan Cana, sapaan akrab Terbit, yang belakangan ini menghebohkan publik.

Menurut Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatra Utara Willy Agus Utomo, tim telah berdialog dengan unsur Pemkab Langkat dan warga sekitar kediaman Cana.

Selain itu, mereka juga telah mewawancarai dua orang mantan penghuni kerangkeng. Akan tetapi, tim belum ingin membeberkan hasil penelusuran itu.

"Kami akan rilis hasil temuan kami, mungkin saja ada perbedaan pandangan nantinya dengan Disnaker, maka kami akan gelar rapat bersama terlebih dahulu, semoga bisa satu kesimpulannya atau kata lain sama," kata Willy, Minggu (30/1/2022).

Willy mengatakan, tim hanya akan mengkaji soal dugaan sistem pembukaan modern yang dilakukan Cana.

"Di luar isu ketenagakerjaan kami tidak campuri, kami nantinya akan fokus apakah ada hubungan kerja di sana dan apakah ada dugaan tindak pidana ketenagakerjaan," kata Willy.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper