Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ludes! Minyak Goreng Jadi Barang Langka di Ritel Modern Pekanbaru

Dari pantauan Bisnis.com di sejumlah toko ritel modern setempat, rak pajangan minyak goreng di toko itu semuanya kosong dan tidak ada lagi stok untuk dijual.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 21 Januari 2022  |  12:58 WIB
Ludes! Minyak Goreng Jadi Barang Langka di Ritel Modern Pekanbaru
Rak pajangan minyak goreng harga subsidi Rp14.000 di ritel modern Pekanbaru tampak kosong, Jumat (21/1 - 2022). Sejak ditetapkannya subsidi harga minyak goreng Rp14.000 perliter, stok minyak goreng di ritel modern kini menjadi habis dan minyak goreng langka harga murah menjadi langka. Bisnis/Arif Gunawan

Bisnis.com, PEKANBARU – Setelah kebijakan subsidi harga dilaksanakan pemerintah mulai 19 Januari 2021, minyak goreng dengan harga Rp14.000 itu kini menjadi barang langka di Kota Pekanbaru, Riau.

Dari pantauan Bisnis.com di sejumlah toko ritel modern setempat, rak pajangan minyak goreng di toko itu semuanya kosong dan tidak ada lagi stok untuk dijual.

Ria, karyawan ritel mengakui bahwa minyak goreng stoknya habis dan belum ada penambahan barang dari distributor. Sehingga pembeli tidak bisa mendapatkan minyak goreng untuk sementara ini.

"Memang sedang kosong barangnya karena habis dibeli. Untuk restock lagi nanti sesuai jadwal biasa, dan kami juga gak bisa pastikan apakah minyak juga ditambah stoknya," ujarnya Jumat (21/1/2022).

Dia menguraikan untuk pembelian minyak goreng dengan harga subsidi Rp14.000, sudah ditetapkan bahwa satu orang hanya boleh membeli maksimal minyak goreng ukuran 2 liter.

Namun, karena informasi harga minyak goreng murah ini sudah viral di media sosial, semua warga langsung datang ke toko dan membeli stok minyak goreng yang masih tersedia, sampai minyak nabati itu ludes terjual.

Menurutnya, pihaknya tidak membatasi siapapun membeli minyak goreng dengan harga murah itu, tetapi memang hanya boleh membeli maksimal 2 liter untuk tiap pelanggan.

"Untuk penjualan minyak goreng ini kami sudah menjalankan aturannya yaitu untuk tiap pembeli hanya boleh maksimal 2 liter. Tidak lebih." 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau minyak sawit minyak goreng
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top